Gelombang Tinggi Hempaskan Sampan di Larantuka, 1 Nelayan Hilang

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 27 Agustus 2023 - 20:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Rescue Basarnas Maumere persiapan berangkat ke Larantuka, Minggu (27/8)

Tim Rescue Basarnas Maumere persiapan berangkat ke Larantuka, Minggu (27/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang nelayan di Larantuka Kabupaten Flotim dikabarkan hilang di perairan PPI Larantuka, Minggu (27/8). Tim SAR Gabungan sedang melakukan pencarian.

Adrianus Ama Lein atau yang biasa di sapa Doni Ojan, saat itu sedang mencari ikan bersama 3 kawannya. Mendadak datang gelombang tinggi, dan menghempaskan sampan yang mereka gunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sampan pun terbalik. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan Doni Ojan, 22 tahun, warga Kelurahan Lebao Kecamatan Larantuka, tenggelam dan belum ditemukan hingga peristiwa ini dilaporkan.

Baca Juga :  Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Supriyanto Ridwan menjelaskan korban bersama 3 rekannya melaut menggunakan sampan pada pukul 07.00 Wita. Mereka mencari ikan di sekitar Pelabuan PPI.

“Naas pada pukul 10.00 Wita, gelombang tinggi datang dan sampan yang mereka tumpangi terbalik,” jelas dia sebagaimana rilis yang diterima media ini.

Dia menambahkan setelah menerima laporan, sekirar pukul 13.10 Wita Tim Rescue Basarnas Maumere langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian, dilengkapi peralatan SAR air dan rubber boat.

Baca Juga :  Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Tiba di lokasi kejadian pukul 18.10 Wita, Tim Rescue langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga dan masyarakat setempat.

Mengingat hari sudah malam dan jarak pandang terbatas maka pengerahan rubber boat di sekitar lokasi kejadian baru akan dilaksanakan Senin (28/8) pagi. *** (eny)

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA