
Secara terpisah Direktur Utama Perumda Wair Puan Fransisikus Laka memastikan pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak atas laporan warga masyarakat.
“Meteran yang bersangkutan memang berdiri, tapi sambungan bawahnya tanpa melalui meteran, sehingga petugas sita meteran dan dibawa ke kantor,” jelas dia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas Perumda Wair Puan telah menyampaikan kepada yang bersangkutan untuk melakukan klarifikasi di Kantor Perumda Wair Puan.
“Tapi hingga sekarang beliau tidak kooperatif,” ujar dia.
Fransiskus Laka menduga pelanggan tersebut menuntut meteran dikembalikan terlebih dahulu baru dilakukan klarifikasi. Menurut dia, hal demikian tidak dibenarkan.
“Apakah mau jika Perumda Wair Puan membuat laporan pencurian air?
Kami tidak menempuh jalur itu, prosedurnya adalah karena kami dapat temuan, maka pelanggan harusnya ke kantor utk penyelesaian,” ujar dia.
Hingga kini persoalan penyitaan meteran dan pemutusan jaringan air belum diselesaikan. Demikian juga persoalan utamanya yakni menggunakan dinamo dan/atau sambung langsung tanpa
meteran, belum bisa dibuktikan kebenarannya.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












