Kucurkan Miliaran Rupiah ke Flotim dan Lembata, Lalu Bagaimana Sikka? Ini Kata Melchias Mekeng!

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 26 November 2023 - 10:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 1,511 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melchias Markus Mekeng saat Konsolidasi Partai Golkar Kabupaten Sikka, Sabtu (25/11)

Melchias Markus Mekeng saat Konsolidasi Partai Golkar Kabupaten Sikka, Sabtu (25/11)

“Karena pemimpin di Sikka kan tidak ada komunikasi dengan saya. Yang saya bantu yah karena pemimpinnya komunikasi dengan saya, jadi saya tahu apa yang mereka butuhkan,” jawab dia usai menghadiri Konsolidasi Partai Golkar Kabupaten Sikka, Sabtu (25/11).

Faktor pemimpin yang komunikatif, konsisten, komitmen dan tidak neko sepertinya menjadi harga mati bagi perjuangan Melchias Mekeng.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

“Jadi kalau pilih pemimpin, yah pemimpin yang tidak tinggi hati, tidak arogan, tidak penipu  tidak berkhianat,” seru dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabupaten Sikka saat ini dipimpin Penjabat Bupati Adrianus Firminus Parera. Melchias Mekeng mengaku sudah ada komunikasi yang baik antara Penjabat Bupati Sikka dengan dirinya.

Baca Juga :  Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

“Sekarang sudah ada komunikasi, dan kalau itu saya akan bantu,” ungkap dia.

Melchias Mekeng terakhir membantu Kabupaten Sikka dengan memperjuangkan hadirnya dana PEN senilai Rp 216 miliar.

Namun perjuangan Melchias Mekeng ini kemudian dipolitisasi menjadi perjuangan orang lain. Tak pelak, Melchias Mekeng pun berang dengan upaya-upaya mendiskriminasi dirinya.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru