Prihatin Erupsi Lewotobi, Shinta Maku Djawa Bagikan 10.000 Masker ke Warga Terdampak di Wulanggitang

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 2 Januari 2024 - 10:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 485 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SMD mengenakan masker kepada warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Tim SMD mengenakan masker kepada warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki

Maumere-SuaraSikka.com: Calon Anggota DPR RI Maria Yashinta Dewi Maku Djawa membagikan 10.000 masker kepada warga Kecamatan Wulanggitang Kabupaten Flores Timur yang terdampak erupsi letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Bagi-bagi masker dilaksanakan pada Senin (1/1), persis pada hari pertama tahun 2024. Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di tempat pengungsian sementara di Kantor Kecamatan Wulanggitang, dan beberapa posko pengungsian di Hokeng.

Masker menjadi sarana penting bagi para pengungsi yang terdampak peristiwa bencana ini. Selama ini masyarakat terdampak kesulitan menghadapi abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terus menyerang mereka.

Warga terdampak erupsi, baik di Kabupaten Lembata maupun Kabupaten Flotim sering mengeluhkan ketiadaan masker. Maria Yashinta Maku Djawa yang prihatin terhadap kondisi ini langsung merespons secara positip.

Baca Juga :  Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka "Hilang" Rp 12 Miliar

Gerak cepat Maria Yashinta Dewi Maku Djawa mendapat apresiasi warga terdampak.

Maria Yashinta Maku Djawa sendiri tidak terlibat langsung dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Dia diwakili Tim Kerja SMD (Shinta Maku Djawa) yang bergerak dalam urusan kemanusiaan.

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru