


Maumere-SuaraSikka.com: Manajemen Wings Air terpaksa menunda 5 jadwal penerbangan dari dan ke Bandara Frans Seda Maumere.
Hal ini dilakukan setelah otoritas penerbangan menutup Bandara Frans Seda Maumere menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flotim yang terus mengeluarkan abu vulkanik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang Mandala Prihantoro menjelaskan penundaan penerbangan bersifat sementara setelah pihaknya menerima pemberitahuan resmi dari otoritas penerbangan sipil.
“Sebagai langkah mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan sesuai pemberitahuan resmi otoritas penerbangan sipil bahwa bandar udara ditutup hingga Selasa (2/1) pukul 11.35 Wita dikarenakan dampak erupsi Gunung Lewotobi,” ujar Mandala Prihantoro.
Dia menambahkan seluruh penumpang Wings Air yang terdampak diberi opsi untuk mengubah jadwal penerbangan menurut ketentuan yang berlaku. Masalahnya, kata dia, penundaan penerbangan disebabkan oleh keadaan force majeure alias peristiwa yang tidak dapat diprediksi atau dicegah di luar kemampuan perusahaan.
Lima penerbangan yang terdampak oleh penutupan sementara bandar udara yakni 3 penerbangan terjadi pada Senin (1/1), Labuan Bajo-Maumere, Maumere-Labuan Bajo, dan Kupang-Maumere.
Lalu 2 penerbangan ditunda pada hari ini, yakni Kupang-Maumere dan Maumere-Kupang.
Pada bagian lain, Kepala Kantor Bandara Frans Seda Maumere Partahian Panjaitan memperpanjang penutupan sementara Bandara Frans Seda Maumere hingga pukul 17.35 Wita hari ini.*** (eny)















