Namun rupanya Pelaksana Tugas Kepala DLH Sikka tidak serius melaksanakan perintah Penjabat Bupati Sikka. Hingga kini motor tersebut masih dikuasai oknum non-PNS. Terkesan Pelaksana Tugas Kepala DLH Sikka “kepala batu”.
“(Saya) sudah ambil, hanya dia pinjam lagi, katanya 1 hari. Besok saya ambil lagi,” alasan dia, Jumat (26/1).
Beberapa pegawai di DLH Sikka menyesalkan “perpindahan” kendaraan operasional dinas ke oknum non-PNS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Padahal Kantor DLH Sikka sendiri masih kekurangan kendaraan operasional untuk kepentingan tugas pemerintahan.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












