Roda dua merek Honda dengan jenis CBR itu, sudah dikuasai oknum non-PNS kurang lebih 7 bulan terakhir. Informasi yang diperoleh media ini, “pemindahan” motor operasional tersebut didukung seorang pejabat di DLH Sikka.
CBR berwarna putih tersebut, “dipreteli” habis seperti milik pribadi. Tanda nomor kendaraan bermotor dilepas, sehingga tidak diketahui kalau sebenarnya roda dua tersebut merupakan motor dinas.
Pelaksana Tugas Kepala DLH Sikka Gaudensius Nong Pio yang dikonfirmasi terkait hal ini sekitar 1 bulan lalu, mengaku kendaraan operasional jenis CBR milik DLH Sikka dipakai oleh oknum non-PNS berinitial BP.*** (eny)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT


Ikuti Kami
Subscribe












