“Posisi tawar kita cukup lemah, kita berada di posisi tawar 3 kursi,” ungkap jujur Fransiskus Stephanus Say.
Kondisi ini tidak melemahkan semangat Partai Gerindra. Justeru sebaliknya Fransiskus Stephanus Say yang adalah prajurit militan Partai Gerindra, menjadikannya sebagai tantangan.
“Kita jalankan saja dulu,” jawab dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu Fransiskus Stephanus Say mendukung penuh langkah taktis yang diusulkan Forum Rakercab yakni membentuk tim kecil. Tim kecil dimaksud untuk menggodok konsep dan kerja-kerja politik ke depan.
Salah satu kerja penting Partai Gerindra yakni menggagas koalisi partai politik. Fransiskus Stephahus Say memastikan dirinya akan terlibat total mematangkan koalisi.
“Nanti saya terlibat galang koaliasi. Kalau saat negosiasi memungkinkan saya maju, saya siap. Tapi kalau tidak tembus, ya apa daya, kita harus mendukung kader partai lain. Kita harus punya jiwa besar mengakui kelebihan orang lain. Itulah kedewasaan dalam berpolitik,” ungkap Fransiskus Stephanus Say.
Konsep koalisi yang mulai digagas Partai Gerindra tentu saja akan menjadi menarik. Pasalnya, semua partai politik di Kabupaten Sikka kini tengah melakukan pendekatan untuk membentuk koalisi dalam menghadapi Pilkada Sikka.*** (eny)
Halaman : 1 2















