DBD Terus Tebar Ancaman, Waspada Fase Kritis!

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 30 Maret 2024 - 16:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 497 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD TC Hillers Maumere Dokter Clara Francis

Direktur RSUD TC Hillers Maumere Dokter Clara Francis

Maumere-SuaraSikka.com: Demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sikka sepertinya terus menebar ancaman. Sudah 3 anak yang menjadi korban meninggal dunia akibat diserang DBD.

Peristiwa kematian terakhir dialami SEN, Jumat (29/8), seorang anak perempuan berusia 3 tahun. Balita ini masuk IGD RSUD TC Hillers Maumere pada Kamis (28/3) pagi dengan kondisi panas hari keempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari Jumat pagi, pasien anak ini mengalami penurunan kondisi, syok, lalu diberi cairan penanganan syok dan terapi infeksi, tapi kondisi tidak membaik, dan meninggal jam 18.24 Wita karena Dengue Syok Sindrome plus Sepsis,” demikian keterangan Dokter Spesialis Anak Mario Nara.

Baca Juga :  Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Belajar dari kematian SEN, Direktur RSUD TC Hillers Maumere Dokter Clara Francis mewanti-wanti para orang tua untuk selalu mewaspadai fase kritis.

“Waspadai fase kritis, terutama demam di hari ke-4 hingga hari ke-8. Jangan lengah, karena pada hari ke-5 sejak panas, mungkin kondisi suhu tubuh anak akan menurun, sehingga orang tua menganggap anaknya sudah baik,” pesan Dokter Clara Francis.

Baca Juga :  Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Dia meminta kepada para orang tua untuk segera membawa anak-anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat, jika anak tersebut mengalami panas.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA