Pimpinan Sinar Mas Tidak Hadiri RDP, DPRD Sikka Kecewa

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,045 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vincentius Joni (baju merah) menghadiri rapat dengar pendapat di DPRD Sikka, Rabu (22/5)

Vincentius Joni (baju merah) menghadiri rapat dengar pendapat di DPRD Sikka, Rabu (22/5)

“Semoga undangan RDP yang kedua, Sinar Mas bisa hadir,” ujar dia.

Dia menjelaskan DPRD Sikka menggelar RDP setelah pengadu mendatangi lembaga itu pada 21 Maret 2024 lalu. Penyampaian pengadu ini kemudian dibahas pada Rapat Badan Musyawarah, sehingga disepakati digelar RDP bersama para pihak.

Vincentius Joni mengeluhkan sikap debt collector Sinar Mas yang menarik mobil pikup dengan nomor polisi B 9190 TU. Mobil tersebut merupakan hasil kredit dari Sinar Mas, dengan uang muka Rp 40.000.000, dan cicilan tiap bulan Rp 2.546.000 selama 36 bulan.

“Benar ada tunggakan 2 bulan, Juli-Agustus 2023, itu angsuran ke-28 dan ke-29. Lalu pada 6 September 2023 mereka tarik,” jelas dia.

Setelah penarikan, kata dia, 2 hari kemudian dia melunasi angsuran yang tertunggak sebesar Rp 5.095.000 ditambah biaya administrasi. Pembayaran langsung di Kantor Sinar Mas Maumere, dilakukan oleh Yohanes Piter Son.

Baca Juga :  Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

“Saya sudah bayar, tapi mobil tidak bisa ambil, alasannya karena nomor kontrak sudah diblokir,” jelas Vincentius Joni.

Berita Terkait

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:59 WITA

Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Berita Terbaru

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA