Gunung Kelimutu Status Waspada, Masyarakat Diimbau Jauhi Area Kawah

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 25 Mei 2024 - 09:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 487 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danau Kelimutu, danau tiga warna di Kabupaten Ende

Danau Kelimutu, danau tiga warna di Kabupaten Ende

Maumere-SuaraSikka.com: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang berkedudukan di Bandung menaikkan status Gunung Api Kelimutu di Kabupaten Ende Propinsi NTT dari Level 1 (Normal) ke Level 2 (Waspada). Status ini mulai berlaku sejak 24 Mei 2024 pukul 13.00 Wita.

Hendra Gunawan selaku Kepala Badan Geologi menyebutkan status Gunung Kelimutu dinaikkan berdasarkan pemantauan visual dan instrumental selama periode 1-23 Mei 2024.

Dia telah menyampaikan perkembangan terbaru tersebut kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Gubernur NTT, dan Bupati Ende melalui surat Nomor 712.Lap/GL.03/BGV/2024, tertanggal 24 Mei 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terhadap hal ini, Hendra Gunawan mengimbau masyarakat atau pengunjung di sekitar Gunung Kelimutu agar tidak berada di sekitar area kawah dalam radius 250 meter dari tepi kawah.

Dia memastikan pemantauan secara intensif untuk mengevaluasi aktivitas Gunung Kelimutu tetap dilakukan oleh
PVMBG.

“Masyarakat di sekitar Gunung Kelimutu agar tetap tenang, tidak terpancing oleh berita-berita yang
tidak bertanggungjawab mengenai aktivitas Gunung Kelimutu,” saran dia.

Kepada Pemkab Ende diminta agar senantiasa berkoordinasi dengan PVMBG di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Kelimutu di
Kampung Kolorongo Desa Koa Nora Kabupaten Ende untuk mendapatkan informasi tentang
aktivitas Gunung Kelimutu.

Dia menambahkan masyarakat maupun pemerintah daerah setempat dan instansi terkait lainnya dapat memantau
perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunung Kelimutu melalui aplikasi Magma Indonesia yang dapat diunduh di Google Playstore atau melalui website https://magma.esdm.go.id, https://vsi.esdm.go.id dan https://geologi.esdm.go.id.

“Tingkat aktivitas Gunung Kelimutu akan dievaluasi kembali secara berkala maupun jika terjadi perubahan yang signifikan. Tingkat aktivitas dianggap tetap jika evaluasi berikutnya belum dikeluarkan,” ujar dia.

Perubahan Warna Danau
Gunung Kelimutu memiliki 3 danau kawah, yaitu Kawah 1 (Tiwu Ata Polo), Kawah 2 (Tiwu Koofai Nuwamuri), dan Kawah 3 (Tiwu Ata Bupu).

Sebagaimana rilis yang diterima media ini, Hendra Gunawan mengatakan selama periode 1-23 Mei 2024, Gunung Kelimutu terlihat jelas hingga tertutup kabut.

Teramati asap kawah utama berwarna putih, intensitas tipis dengan ketinggian 5-25 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah ke arah barat laut. Suhu udara berkisar 21-27°C.

Baca Juga :  Prevelensi Stunting di NTT Cenderung Naik, Lalu Makripuddin: Harus Cegah!

Pengamatan visual Kawah 1 (Tiwu Ata Polo) pada 17 Mei 2024, diketahui air kawah mengalami perubahan dari berwarna hijau menjadi hijau tua, teramati dua titik bualan air di atas permukaan air danau kawah di sebelah timur laut, bau gas belerang tercium lemah. Suhu air danau kawah terukur 23°C.

Selanjutnya pada 22 Mei 2024 terjadi perubahan warna air danau kawah menjadi coklat
kehitaman. Suhu air danau kawah terukur 21°C.

Pengamatan visual untuk Kawah 2 (Tiwu Koofai Nuwamuri), pada 17 Mei 2024, air danau kawah berwarna biru muda, sama seperti pemeriksaan sebelumnya.

Teramati endapan belerang berwarna kuning keemasan
bertebaran di atas permukaan air danau kawah pada bagian tengah, hingga ke sebelah timur, tenggara, barat laut, utara, hingga timur laut, bau gas belerang tercium lemah, asap kawah nihil. Suhu air danau kawah terukur 22°C.

Kemudian pada 23 Mei 2024, teramati air danau kawah berwarna biru muda sama seperti pemeriksaan sebelumnya, teramati endapan belerang berwarna kuning bertebaran di atas permukaan air danau kawah menututpi bagian tengah, hingga sebelah utara, timur, selatan, dan barat. Suhu air danau kawah terukur 24°C.

Tampak arus putaran endapan belerang di sebelah selatan permukaan air danau kawah. Bau gas belerang tercium lemah dan asap kawah nihil.

Lalu pengamatan Kawah 3 (Tiwu Ata Bupu) pada 17 Mei 2024, teramati air danau kawah berwarna hijau tua sama seperti pemeriksaan sebelumnya. Suhu air danau kawah terukur 20°C.

Pada 23 Mei 2024, teramati air danau kawah berwarna hijau tua, sama seperti pemeriksaan sebelumnya. Suhu air danau kawah terukur 21°C.

Berdasarkan pengamatan visual dari CCTV inframerah, menunjukkan konsistensi perubahan
warna yang semakin nyata pada permukaan Kawah 1 (Tiwu Ata Polo) dan Kawah 2 (Tiwu Koofai Nuwamuri).

Hendra Gunawan juga membeberkan hasil pengamatan instrumental. Disebutkan kegempaan selama periode 1-23 Mei 2024, terekam 1 kali Gempa Vulkanik Dangkal, 77 kali Gempa Vulkanik Dalam, 30 kali Gempa Tektonik Lokal dan 85 kali Gempa Tektonik Jauh.

Baca Juga :  687 Panitia AdHoc Ikut Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih Pilkada Sikka 2024

Sedangkan data RSAM, juga menunjukkan peningkatan meskipun tidak signifikan. Gempa-gempa yang terekam, kata dia, mengindikasikan terjadinya suplai magma ke permukaan.

Evaluasi dan Potensi Bahaya
Dari data pemantauan baik secara visual maupun instrumental menunjukkan perubahan yang
signifikan baik dari perubahan warna air danau Kawah 1 (Tiwu Ata Polo) maupun kenampakan dan sebaran belerang di permukaan air danau Kawah 2 (Tiwu Koofai Nuwamuri) yang semakin intensif.

Dia mengatakan pengamatan visual mengindikasikan terjadinya pelarutan batuan pada Kawah 1 (Tiwu Ata Polo) dan naiknya fluida magmatik ke permukaan, yang ditunjukkan dari peningkatan suhu air danau Kawah 2 (Tiwu Koofai Nuwamuri).

Selanjutnya, kata dia, perluasan sebaran endapan belerang di permukaan air danau Kawah 2 (Tiwu Koofai Nuwamuri) menunjukkan
peningkatan aktivitas sistem magmatik-hidrotermal yang ada di bawahnya.

Perubahan warna air danau kawah, sebaran belerang yang intensif didukung oleh peningkatan kegempaan mengindikasikan terjadinya suplai magma ke permukaan.

“Potensi ancaman bahaya Gunung Kelimutu saat ini adalah erupsi freatik dan magmatik yang menghasilkan lontaran material dalam radius 250 meter. Hujan abu dapat terjadi dengan jarak dan intensitas tergantung arah dan kecepatan angin,” ujar dia.

Sebagaimana diketahui, Gunung Kelimutu merupakan gunung api tipe strato dengan ketinggian 1384,5 meter di atas permukaan laut. Secara geografis Gunung Kelimutu terletak pada posisi koordinat 08o45’30”LS dan
121o50’00BT.

Gunung Kelimutu diamati secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan yang berlokasi di Kampung Kolorongo Desa Koa Nora Kabupaten Ende.

Sejarah erupsi Gunung Kelimutu tercatat sejak tahun 1867 dan memiliki interval erupsi berkisar 1-73 tahun. Erupsi terakhir terjadi pada bulan Juni tahun 1968 berupa erupsi freatik di Kawah 2 (Tiwu Koofai Nuwamuri), didahului desisan suara dan semburan air coklat kehitaman di bagian barat danau.*** (eny)

Berita Terkait

Bantuan Rp 100 Juta Pembangunan Biara JDS Belum Cair, Pastor Mengeluh, Ini Jawaban Kabag Kesra Sikka
Prevelensi Stunting di NTT Cenderung Naik, Lalu Makripuddin: Harus Cegah!
107 Penyuluh KB Ikuti Jambore PKB/PLKB di Maumere
Balita 4 Tahun Asal Selandia Baru Terjatuh di Atas Kapal, Beruntung Tidak Cemplung ke Laut Perairan Komodo
Dana PIP Lenyap, Kepala SDI Iligetang: Kami Tidak Makan Satu Sen Pun
Sebut Obor Mas Residence Masuk Kategori Perumahan Moderen, Staf PLN Maumere Beli Kontan 1 Unit Rumah
KPU Sikka Rekrut 928 Pantarlih Pilkada 2024
Setiap Kali Cek Saldo Masih Kosong, Ternyata PIP 29 Pelajar SDI Iligetang di Sikka Lenyap
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 15:28 WITA

Bantuan Rp 100 Juta Pembangunan Biara JDS Belum Cair, Pastor Mengeluh, Ini Jawaban Kabag Kesra Sikka

Jumat, 14 Juni 2024 - 08:54 WITA

107 Penyuluh KB Ikuti Jambore PKB/PLKB di Maumere

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:31 WITA

Balita 4 Tahun Asal Selandia Baru Terjatuh di Atas Kapal, Beruntung Tidak Cemplung ke Laut Perairan Komodo

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:32 WITA

Dana PIP Lenyap, Kepala SDI Iligetang: Kami Tidak Makan Satu Sen Pun

Kamis, 13 Juni 2024 - 08:47 WITA

Sebut Obor Mas Residence Masuk Kategori Perumahan Moderen, Staf PLN Maumere Beli Kontan 1 Unit Rumah

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:27 WITA

KPU Sikka Rekrut 928 Pantarlih Pilkada 2024

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:04 WITA

Setiap Kali Cek Saldo Masih Kosong, Ternyata PIP 29 Pelajar SDI Iligetang di Sikka Lenyap

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:36 WITA

Semparong Jaya Mati Mesin, Sempat Terombang-Ambing, 18 Penumpang Selamat

Berita Terbaru

Timnas Spanyol merayakan gol Dani Carvajal ke gawang Kroasia, Sabtu (15/6) WIB malam

Olahraga

Spanyol Masih Perkasa, Swiss Buka Asa

Minggu, 16 Jun 2024 - 03:24 WITA

Selebrasi Kai Havertz usai cetak gol pada laga pembuka Euro 2024 antara Jerman versus Skotlandia, Sabtu (15/6) dinihari WIB

Nasional

Euro 2024, Jerman Langsung Tancap Gas

Sabtu, 15 Jun 2024 - 10:08 WITA