Selain kemampuan, menurut AHP, PDI Perjuangan mengusung anak muda berdarah Flores dan Timor itu karena memiliki modal sosial yang kuat sebagai politisi muda yang cukup dikenal masyarakat NTT.
“Ansy Lema adalah figur yang dikenal di NTT. Beliau adalah anggota DPR yang mewakili NTT, juga mantan presenter televisi, sehingga figur Ansy Lema ini figur yang cukup dikenal di NTT,” kata AHP.
Modal sosial Ansy Lema bisa dibuktikan dengan simulasi elektabilitas top of mind atau jawaban spontan responden dalam survei Indikator Politik Indonesia terkait Pilgub NTT 2024 yang dilakukan pada 9-14 Juli 2024.

Dalam survei itu, Ansy Lema berhasil meraih elektabilitas top of mind dengan 6,9 persen suara. Dia mengungguli Emanuel Melkiades Laka Lena dengan perolehan 6,8 persen dan Benny Kabur Harman dengan perolehan 6,3 persen suara.
Sebab itulah, AHP mengajak seluruh rakyat NTT ikut mendukung Ansy Lema menjadi Gubenur NTT. Dia beralasan, sehebat apapun seorang figur, rakyat yang akan menentukan pemimpinnya di masa depan.
“Pemimpin NTT ke depan, kita pilih yang muda, yang sederhana, yang siap untuk melayani masyarakat NTT, dan itu adalah Ansy Lema. Rakyatlah yang akan memutuskan dan memilih pemimpinnya, dan sekarang NTT membutuhkan pemimpin yang siap bekerja dan melayani masyarakatnya. Ansy Lema adalah pilihannya,” ajak AHP.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












