Aniaya Warga Kota Baru, Pegawai Rutan Maumere Dipolisikan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 7 November 2024 - 11:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 753 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang oknum pegawai Rutan Kelas II B Maumere di Kabupaten Sikka diduga melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap warga Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur.

Korban bernama Yohanes Memito Mitan telah melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polres Sikka, Rabu (6/11). Oknum pegawai Rutan Maumere berinitial D dipolisikan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Proses hukum terhadap oknum pegawai Rutan Maumere ini tertuang dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/150/XI/2024/SPKT/Polres Sikka/Polda Nuaa Tenggara Timur tertanggal 6 Nopember 2024.

Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Ipda Jermi Soludale menjelaskan kasus penganiayaan yang dilakukan D terhadap Yohanes Memito Mitan terjadi saat korban hendak melerai perkelahian pada Jumat (1/11) sekitar pukul 02.30 Wita dinihari.

“Pada saat itu korban hendak membantu melerai perkelahian, tetapi korban langsung dipukul oleh terlapor dengan menggunakan tangan kiri yang dikepal dan mengenai sekitar mata sebelah kanan korban,” jelas Ipda Jermi Soludale sebagaimana rilis yang diterima media ini, Kamis (7/11) pagi.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Menurut Ipda Jermi Soludale, akibat pemukulan tersebut, korban mengalami luka memar pada bagian mata sebelah kanan.

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru