Bilik Asmara di Lokasi Pengungsian, Perlukah?

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 11:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 812 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Asep Purnama

Dokter Asep Purnama

Dan keenam, masalah rabies juga perlu mendapat perhatian khusus karena saat ini Kabupaten Sikka masih berstatus KLB Rabies. Bersyukur tidak nampak Hewan Penular Rabies, khususnya anjing di lokasi pengungsi sepanjang pengamatan kami.

Dokter Asep Purnama melayani kesehatan pengungsi

Bilik Asmara
Membicarakan masalah seksualitas sering dianggap tabu, apalagi dalam suasana bencana alam di tempat pengungsian. Pasti ada sebagian di antara kita akan berkomentar, “Sedang susah kok bisa-bisanya memikirkan masalah seksual. Dasar otak mesum, tidak bisa mengendalikan diri”.

Namun demikian, perkenankan saya membahas masalah ini karena saya mendapat informasi dari seseorang yang sangat bisa dipercaya akan adanya kebutuhan biologis di antara para pengungsi saat tadi melakukan pelayanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada awalnya saya juga kaget mendengar masalah ini. Tapi, akhirnya saya juga menyadari bahwa kebutuhan biologis antara suami istri adalah bagian dari kehidupan manusia, dan mengabaikannya dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan emosional, terutama dalam situasi yang penuh tekanan.

Setelah mencoba mencari beberapa referensi, saya memberanikan diri untuk membahas masalah ini dengan tujuan mulia mencari solusi terbaik. Saya akan berupaya menyampaikan sehalus mungkin, karena menyadari bahwa tidak semua orang merasa nyaman membahas topik ini.

Mengadopsi apa yang sudah dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan dan juga sudah dilakukan di beberapa lokasi pengungsian lainnya, menempatkan kamar khusus (Bilik Asmara) bagi suami istri yang ingin memenuhi kebutuhan biologis di lokasi pengungsian bisa menjadi langkah yang penting untuk menjaga privasi dan kenyamanan.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA