Bilik Asmara di Lokasi Pengungsian, Perlukah?

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 11:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 814 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Asep Purnama

Dokter Asep Purnama

Masalah kesehatan di Lokasi Pengungsian
seperti yang sudah pernah saya sampaikan seminggu yang lalu (Minggu, 10 Nopember 2024) paska melakukan layanan kesehatan di Posko Pengungsi SDK Hikong di Desa Hikong Kecamatan Talibura, antara lain terdapat beberapa masalah kesehatan yang perlu diperhatikan di lokasi pengungsian.

Pertama, potensi penyakit yang muncul akibat iritasi abu vulkanik antara lain Infeksi Saluran Napas Akut (ISPA), berbagai penyakit alergi seperti Asma Bronchiale, Rhinitis Alergica, juga iritasi mata yang menyebabkan Conjungtivitis.

Kedua, masalah air bersih, Mandi Cuci Kakus (MCK), cuci baju dan cuci alat makan perlu diantisipasi. Jika tidak, maka penyakit diare akan muncul dan dengan segera meluas di antara para pengungsi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiga, pengalaman traumatis akibat bencana alam – seperti kehilangan harta benda maupun nyawa – dapat menyebabkan gangguan kecemasan dan depresi. Hal ini juga perlu diantisipasi.

Keempat, malaria perlu mendapat perhatian khusus di antara para pengungsi, karena Kecamatan Waigete dan Talibura – lokasi pengungsian dan asal para pengungsi – merupakan daerah Malaria. Temukan sedini mungkin kasus malaria, dan segera diobati untuk memutus mata rantai penularan di antara para pengungsi yang sangat padat dan berpotensi terjadi penularan dalam waktu singkat dan merata.

Kelima, memasuki musim hujan, seperti biasa kasus Demam Berdarah akan meningkat perlahan namun pasti jika tidak diantisipasi dengan melakukan 4M Plus. Ingat, bahwa Kabupaten Sikka pernah mengalami beberapa kali Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia
Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Spanyol versus Argentina, Pertarungan Dua Filosofi Menuju Tahta Dunia
Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih
Empat Negara di Tangga Juara
Sengketa Tanah Nangahale: Perjumpaan antara Jejak Kolonial dan Status Kepemilikan
Pembubaran Ibadah dan Kebebasan Beragama: Antara Perlindungan Konstitusi dan IMB
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terbaru

Daerah

Femi Bapa Resmi Jadi Sekda Sikka

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:35 WITA