Bilik Asmara di Lokasi Pengungsian, Perlukah?

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 11:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 771 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Asep Purnama

Dokter Asep Purnama

Ketujuh, Umpan Balik. Minta umpan balik dari pengungsi tentang penggunaan kamar dan bagaimana sistem dapat ditingkatkan. Ini membantu memastikan bahwa kebutuhan mereka terpenuhi.

Dengan pengaturan yang baik, Bilik Asmara dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi pasangan suami istri di lokasi pengungsian.

Saya menyadari bahwa opini saya ini berpotensi menimbulkan polemik. Mohon berkenan mengabaikan jika kurang nyaman atau tidak setuju. Tapi – sekali lagi – niat saya adalah mencari solusi terbaik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum mengakhiri tulisan ini, perkenankan saya mengucapkan terima kasih tidak terhingga kepada semua pihak yang telah berkontribusi dengan caranya masing-masing mendukung pelaksanaan bhakti sosial PAPDI Cabang NTT di hari ulang tahunnya yang ke-67.

Semoga karya kemanusiaan ini sungguh dirasakan dan bermanfaat bagi korban erupsi Gunung Lewotobi. Kiranya Tuhan membalas semua amal dan kebaikan Bapak/Ibu/Saudara/i. Amin

Akhirnya, mohon doa kita semua agar erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki segera berakhir, sehingga kita semua bisa segera beraktifitas seperti semula. Semoga. Salam Sehat Bermanfaat.***

Ditulis oleh Dokter Asep Purnama, Sp.PD, FINASIM
Ketua Bidang Humas, Publikasi & Pengabdian Masyarakat PAPDI Cabang NTT, tinggal di Maumere

Berita Terkait

13 Lady Companion Antara Dugaan TPPO dan Realitas Pilihan Kerja di Dunia Hiburan Malam
Obligasi Daerah dan Masa Depan Kemandirian Fiskal NTT
APBD Kabupaten Sikka 2026: Sah Secara Formal, Lemah dalam Keberpihakan pada Kepentingan Rakyat
Mengenang Anand Krishna, Seorang Pelintas Batas
KPA Harusnya Jatuhkan Sanksi Administrasi kepada Tersangka John Bala, dan Tidak Berlindung di Balik Imunitas Advokat
Sepucuk Surat, Satu Nyawa, dan Negara yang Diam dalam Potret Pahit Pendidikan di NTT
Dari Keresahan yang Sunyi, ke Mana Kita Melangkah Bersama?
KUHP dan KUHAP Baru: Reformasi Hukum atau Kemunduran Demokrasi?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:49 WITA

Golkar Hantam Bupati Sikka Soal Kebijakan Mutasi dan Promosi ASN, Sebut Ada Putra Mahkota

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:27 WITA

Garda Solidaritas Minta Tinjau Kembali Izin Pengelolaan Parkir Pasar Alok dan RSUD TC Hillers Maumere

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:16 WITA

Demokrat Sebut Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Tidak Berkualitas

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:28 WITA

Kontradiktif! Pertumbuhan Ekonomi di Sikka Meningkat, Ketimpangan Ekonomi di Masyarakat Masih Terjadi

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:06 WITA

Musrenbang 2027, Ketua DPRD Sikka Ingatkan Setiap Rupiah Harus Berdampak Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:19 WITA

Buka Puasa Bersama, Pimpinan BRI Maumere Ajak Tingkatkan Toleransi Beragama

Senin, 9 Maret 2026 - 21:35 WITA

AHP Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Maumere

Senin, 9 Maret 2026 - 18:28 WITA

Kasus Pembunuhan di Rubit, Kuasa Hukum Keluarga Korban Dorong Penyidik Pakai Pasal Pembunuhan Berencana

Berita Terbaru

Timnas Iran

Nasional

Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Bagaimana Peluang Indonesia?

Jumat, 13 Mar 2026 - 00:07 WITA