Visi besar itu tidak muncul seketika saja. Justeru dia hadir karena kekayaan aset bahari dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat dan Desa Pemana itu sendiri.
Kekayaan bahari yang patut dibanggakan dari Pemana adalah Kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) dan konservasi terumbu karang yang dikenal luas dengan sebutan Gugus Pulau Teluk Maumere.
Pulau Pemana boleh berbangga berada di antara Kawasan TWAL Teluk Maumere bersama pulau-pulau besar dan kecil lainnya yang sebagian besar berpenghuni seperti Pulau Besar, Pulau Koja, Pulau Kambing (Pemana Kecil), Pulau Sukun, Pulau Parumaan, Pulau Dambila, Pulau Pangabatang, Pulau Babi, dan Pulau Kondo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gugus Pulau Teluk Maumere terkenal sebagai salah satu lokasi diving favorit di Indonesia. Bahkan pada era tahun 1980-an kawasan ini menjadi terkenal seantero dunia ketika Frans Seda melalui Sao Wisata & Resort menggelar lomba foto bawah laut. Tiga kali gelar, melibatkan fotografer dari berbagai mancanegara. Tak pelak, Gugus Pulau Teluk Maumere pun mendunia.

Penjabat Kepala Desa Pemana Martinus Mustari Ipir menyebut itulah antara lain yang menginspirasi masyarakat dan Pemerintah Desa Pemana di Pulau Pemana serta Pulau Kambing dan sekitarnya untuk tampil sebagai penjaga Gugus Pulau Teluk Maumere.
Masyarakat berkomitmen kuat untuk turut serta berpartisipasi dan berkontribusi mendukung, menjaga dan melestarikan TWAL Teluk Maumere sebagai kawasan konservasi terumbu karang.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












