Pemana Bersih dan Berkelanjutan, Sebuah Spirit Masa Depan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 20 Desember 2024 - 23:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 232 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Desa Pemana Hesty

Sekretaris Desa Pemana Hesty

Maumere-SuaraSikka.com: Pemana Bahari Festival Tahun 2024 mengangkat tema yang menggugah, “Recycle: menuju Desa Bersih dan Berkelanjutan”. Tema ini menghentak spirit masa depan bagi desa di wilayah kepulauan Kabupaten Sikka itu.

Recycle adalah pemrosesan bahan-bahan atau produk yang sudah tidak terpakai lagi menjadi bahan baku yang dapat digunakan kembali. Proses ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan bahan baku baru dan mengurangi sampah yang dibuang ke lingkungan.

Baca Juga :  Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Hesty, Sekretaris Desa Pemana berharap spirit Recycle dapat meningkatkan kesadaran warga masyarakat Pemana tentang pentingnya kebersihan serta mendorong perilaku masyarakat menuju kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap kita semua masyarakat desa ini bisa mencintai alam dan lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan, terlebih membuang sampah ke laut,” ajak Hesty ketika membuka Pemana Bahari Festival mewakili Penjabat Kepala Desa Pemana Martinus Mustari Ipir, Kamis (19/12) malam.

Baca Juga :  Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Spirit Recycle, kata dia, juga mendorong masyarakat Pemana bisa memilah dan mengolah sampah menjadi produk yang bernilai ekonomis.

Dia meyakinkan bahwa dengan berperilaku hidup bersih maka akan tercipta lingkungan yang sehat dan bebas dari sampah demi terwujudnya sebuah destinasi yang layak dikunjungi.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru