Peringati Hari Jadi ke-35, Yayasan Anand Ashram Gelar Seminar Teknologi AI

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 16 Januari 2025 - 13:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 434 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pembicara pada Seminar Teknologi AI di Kampus Universitas Esa Unggul Jakarta, Selasa (14/1)

Para pembicara pada Seminar Teknologi AI di Kampus Universitas Esa Unggul Jakarta, Selasa (14/1)

Seminar ini bertujuan untuk mengkaji dampak dan potensi kecerdasan buatan (AI) pada generasi muda khususnya, serta bagaimana teknologi ini dapat dijembatani dengan kesehatan mental dan nilai-nilai budaya.

Para peserta diajak berdiskusi agar memahami bagaimana teknologi Al yang ramah terhadap kemanusiaan dapat membantu manusia menjadi lebih cerdas, inklusif dan sehat holistik.

“Dalam dunia yang semakin digital, kita semua, khususnya generasi muda harus mengingat bahwa teknologi seperti Al bukan hanya alat untuk kemajuan intelektual, ekonomi, dan kenyamanan semata, tetapi juga harus dibarengi dengan perhatian pada kesehatan holistik dan nilai-nilai kemanusiaan. Dan nilai-nilai itu ada di dalam budaya Nusantara, yakni Gotong Royong dan Pancasila. Pertahanan budaya berupa nilai-nilai universal dan spiritual ini perlu dijaga dan dilestarikan untuk menjaga kemanusiaan kita,” demikian Anand Krishna ketika menyampaikan sekapur sirih pada pembukaan seminar.

Seminar ini menghadirkan 3 pembicara yakni Direktur Kampus Digital Universitas Esa Unggul Diana Fajarwati, Direktur Alua Consulting Group Arbama Fiwmani, dan Direktur Alua Consulting Group Dian Martin.

Baca Juga :  Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Direktur Kampus Digital Universitas Esa Unggul Diana Fajarwati menuturkan perlunya training dan evaluasi atas penggunaan Al. Dengan demikian, kata dia, masyarakat bisa memanfaatkan Al secara etis dan bertanggungjawab sebagai teman diskusi, dan bukan sebagai ‘joki’.

Sementara Direktur Alua Consulting Group Arbama Fiwmani menjelaskan bahwa menerima keberadaan Al (gadger dan Medsos) dengan mengembangkan fungsi Neo Cortex melalui latihan meditasi. Tujuannya agar bisa berpikir jernih dan kreatif serta seimbang fungsi otak kanan dan kiri, dan tidak menjadi korban dominasi Al.

Berita Terkait

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 20:28 WITA

Kapal Ratu Rosari: Legenda Laut Hubungkan Flores dengan Dunia

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Berita Terbaru