Perindo Sikka Sangsi Implementasi Perda RTRW

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 Februari 2025 - 11:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 661 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Fraksi Partai Perindo Marthen Luther Adji

Sekretaris Fraksi Partai Perindo Marthen Luther Adji

Maumere-SuaraSikka.com: Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sikka tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2025-2044 baru saja ditetapkan. Meski setuju, namun Fraksi Partai Perindo Sikka menyangsikan implementasi regulasi terbaru ini.

Sikap Fraksi Partai Perindo ini disampaikan Sekretaris Fraksi Partai Perindo Marthen Luther Adji dalam Pendapat Akhir Fraksi pada paripurna DPRD Sikka, Kamis (6/2).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pensiunan birokrat ini menyinggung saat harmonisasi Ranperda RTRW bersama Kemenkumham Propinsi NTT dan Biro Umum Setda NTT baru-baru ini. Harmonisasi dimaksud guna mewujudkan penataan ruang wilayah kabupaten, pengembangan struktur ruang wilayah kabupaten, pengembangan pola ruang wilayah kabupaten dan pengembangan strategi kabupaten.

Baca Juga :  DBD Mulai Ancam Warga Sikka, 1 Anak Perempuan 11 Tahun Meninggal Pagi Tadi

“Pertanyaan refleksi yang harus kita renungkan bersama, apakah Perda ini dapat dijalankan untuk kesejahteraan rakyat Sikka, atau sebuah sandiwara yang dimainkan di ruang Kulababong yang terhormat ini?” ungkap Marthen Luther Adji.

Mantan Sekretaris Dinas PPO Sikka itu berharap pemerintah dengan sungguh-sungguh dapat mengimplementasikan Perda RTRW untuk kepentingan wilayah dan kemaslahatan rakyat Kabupaten Sikka, sehingga Perda dimaksud bermanfaat bagi masyarakat dan bukan hanya sebagai pajangan semata.

Baca Juga :  Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Fraksi Partai Perindo menegaskan agar rencana tata ruang tersebut disesuaikan dengan gerak dinamika pembangunan dan kondisi perkembangan yang terjadi di bidang sosial atau ekonomi.  Perkembangan tersebut tentu akan berpengaruh pada struktur ruang yang akan berubah.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru