Waktu Kecil Pernah Bantu di Bengkel Beru, Anak Pemana Alumni SDN Contoh Maumere Kini Jadi Bupati Buton Selatan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 26 Februari 2025 - 09:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 7,919 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Buton Selatan Muhammad Adios

Bupati Buton Selatan Muhammad Adios

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang anak kelahiran Desa Pemana di Kecamatan Alok Kabupaten Sikka, kini resmi menjadi Bupati Buton Selatan Propinsi Sulawesi Tenggara. Kabar ini menjadi kebanggaan rakyat Kabupaten Sikka.

Muhammad Adios, demikian nama lelaki kelahiran 2 Oktober 1962 itu. Bersama pasangannya La Ode Riswal, keduanya baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Pebruari 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhammad Adios dan La Ode Riswal memenangkan Pilkada 2024 dengan mengoleksi 17.681 suara. Pasangan calon nomor urut 2 ini menang dengan selisih 3.439 suara atas pesaing terdekatnya, Aliadi dan La Ode Rusyamin, yang meraih 14.242 suara.

Lukman, selaku keluarga dekat Muhammad Adios membenarkan saudaranya tersebut baru saja dilantik menjadi Bupati Buton Selatan. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sikka itu mengaku bangga dengan torehan sejarah yang dicatat Muhammad Adios.

Kerja Bengkel
Orang tua Muhammad Adios adalah warga turunan Buton yang lahir dan besar di Desa Pemana. Secara umum, kata Lukman, Desa Pemana dan Buton memiliki hubungan emosional dan psikologis.

Ketika beranjak usia sekolah, Muhammad Adios bersekolah di SDN Contoh Maumere. Orang tua yang tinggal di Pemana kemudian menitipkan Muhammad Adios pada Sanusi, seorang keluarga yang berdomisili di Kelurahan Beru.

Baca Juga :  Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Hidup dalam keterbatasan finansial waktu itu, Muhammad Adios sudah mulai belajar mandiri sejak kecil. Sering kali seusai pulang sekolah, Muhammad Adios mencari “ceperan” di sebuah bengkel motor milik orang Madura.

“Dia bantu-bantu kerja di bengkel. Kerja apa saja, yang ringan-ringan,” cerita Lukman, Selasa (25/2).

Usai tamat dari SDN Contoh (1970-1976), Muhammad Adios melanjutkan sekolah ke SMP Negeri Maumere (1976-1980). Tamat sekolah menengah pertama, Muhammad Adios memilih “pulang kampung” ke Sulawesi Tenggara.

Dia lalu menyelesaikan pendidikan menengah atasnya di SMA Mutiara Baubau (1982-1985), kemudian meraih gelar Sarjana Sosial pada tahun 1998 di Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau.

Muhammas Adios sempat bekerja di PT Pelni, perusahaam pelayaran negara, sebelum akhirnya pensiun dan fokus menjalankan bisnisnya.

Pengusaha Sukses
Muhammad Adios terkenal sebagai pengusaha sukses pada bidang transportasi laut. Dia memiliki beberapa armada kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) yang digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM). Keahliannya dalam bisnis perkapalan membuat dia memiliki jaringan luas pada sektor industri maritim.

Sejauh mana kesuksesan Muhammad Adios dapat dilihat pada Laporan Harta Kekayaan Penyenlenggara Negara (LHKPN). Berdasarkan LHKPN yang disampaikan sebagai salah satu syarat dalam Pilkada 2024, total kekayaan anak Pemana ini mencapai Rp14 miliar.

Baca Juga :  Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Tidak hanya sebagai pengusaha, Muhammad Adios juga aktif di dunia politik. Kini dia tercatat sebagai Ketua Partai Gerindra Kabupaten Buton Selatan. Koalisi Partai Gerindra dan PKB mendukungn dia berkompetisi pada Pilkada 2024.

Sepak terjang Muhammad Adios dalam dunia politik sebenarnya sudah dimulai sejak lama. Namanya pernah digadang-gadang layak menjadi Bupati Buton Selatan pada Pilkada 2017. Namun Muhammad Adios belum mau ikut bertarung.

Dia terlibat berkompetisi pada Pemilu 2019, mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI melalui Partai Gerindra. Perolehan suaranya tidak maksimal, dan hanya menempati peringkat keempat.

Jalan politik pengusaha sukses ini untuk mengabdi kepada masyarakat akhirnya terjawab pada Pilkada 2024. Anak Pemana itu sukses meraih singgasana pimpinan eksekutif setelah mendapat kepercayaan masyarakat.

Lukman mengaku bangga dengan semangat dan perjuangan Muhammad Adios hingga resmi menjadi Bupati Buton Selatan. Dia berharap Muhammad Adios bisa membawa Buton Selatan lebih maju dan berkembang.

Saat kini Muhammad Adios masih mengikuti Program Retret Kepala Daerah di Magelang. Menurut Lukman, dalam komunikasi melalui saluran telepon, Muhammad Adios berupaya akan meluangkan waktu untuk mengunjungi Desa Pemana.*** (eny)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru