Suster Fransiska Imakulata menegaskan bahwa laporan Catahu 2024 bukan sekadar angka dan statistik, tetapi juga gambaran nyata dari luka, harapan, dan perjuangan perempuan serta anak yang mengalami kekerasan.
Catahu 2024 mengungkap berbagai pola kekerasan, motif yang melatarbelakangi tindakan pelaku, serta modus yang semakin berkembang seiring perubahan sosial dan teknologi.
Selain itu, Catahu 2024 juga mengidentifikasi tantangan dalam upaya perlindungan dan pemulihan korban serta merumuskan rekomendasi strategis bagi Pemkab Sikka dan Pemkab Ende guna memperkuat sistem perlindungan bagi korban kekerasan.*** (eny)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT















