Agustino Lameng menegaskan bahwa produksi abon ikan tuna yang sudah dikemas, selama ini tidak diperdagangkan, tapi malah dibagi-bagi gratis kepada masyarakat.
Secara terpisah, Mely Tangketasik yang dihubungi di Kantin Santhom memastikan seluruh produksi abon ikan tuna dilakukan oleh pelajar Jurusan Tata Boga. Dia sendiri ikut mendampingi sejak proses awal.
“Saya bagi-bagi ilmu kepada para siswa. Mereka yang produksi dari proses awal, saya dampingi,” jelas Mely Tangketasik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Agustino Lameng memastikan belum mendapatkan surat panggilan dari penyidik. Jika dipanggil penyidik dia mengaku akan menghadap dan memberikan keterangan.
Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Ipda Jermi Soludale, Selasa (18/3), menyampaikan bahwa laporan Aris Tangketasik masih dalam penyelidikan.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












