Mantan Ketua GMNI Sikka itu lalu menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan Presiden Prabowi Subianto. Dengan kebijakan ini, kata dia, pemerintah daerah harus mulai mandiri, kreatif dan inovatif.
“Pola kerja yang hanya sekedar menghabiskan anggaran tanpa ada feedback untuk peningkatan PAD harus sudah mulai ditinggalkan,” tegas aktifis yang biasa disapa Dicky Raja.
Dia menambahkan dari analisa Fraksi PDI Perjuangan, seharusnya target PAD bisa ditingkatkan lagi jika pemerintah mau serius dan sungguh untuk lebih kreatif, lebih inovatif memanfaatkan semua potensi yang dimiliki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Belanja Daerah
Dia juga menyinggung beberapa Pos Belanja Daerah yang tidak mencapai target seperti Belanja Operasi, Belanja Modal, dan Belanja Tidak Terduga.
Untuk Belanja Operasi yang realisasi sebesar Rp 923.260.523.221,84 atau setara 93,05 persen dari target sebesar Rp 992.224.359.803,02.
Fraksi PDI Perjuangan berharap ke depan penetapan target harus lebih terukur dan tepat. Dengan demikian kelebihan anggarannya dapat dialihkan ke Pos Belanja Modal yang langsung bersentuhan kepada masyarakat. Atau, kata Dicky Raja, dialihkan untuk program atau kegiatan yang dapat menunjang peningkatan PAD dan pendapatan masyarakat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












