“Ada 3 ekor anjing dari 3 pemilik, dan mereka mengaku bawa anjing dari Sulsel. Setelah koordinasi dengan pemilik, anjing-anjing itu akhirnya dimusnahkan,” jelas Moang Gobang, Senin (12/5).
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 3 ekor anjing liar diduga rabies masuk ke Kecamatan Palue Kabupaten Sikka Propinsi NTT tanpa dilengkapi dokumen karantina dan administrasi lainnya. Anjing-anjing itu dibawa dari Desa Garaumpa Kecamatan Kalaotoa Propinsi Sulawesi Selatan.
Informasi yang dihimpun media ini, 3 ekor anjing tersebut terdiri dari 1 ekor anjing betina dalam kondisi bunting, dan 2 ekor anjing jantan.
Tiga ekor anjing liar ini dibawa menggunakan jolor, perahu yang biasa dipakai nelayan untuk menangkap ikan tuna dan sejenisnya. Diperkirakan anjing-anjing itu sudah berada di Desa Ladolaka sejak Kamis (8/5).*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












