Terhadap hilangnya hand traktor bantuan Julie Laiskodat, Sekdis Pertanian Sikka Inosensius Siga mengatakan Dinas Pertanian Sikka bertanggungjawab secara moral.
“Tetap jadi tanggung jawab dinas. Kami harus pastikan bantuan tersebut diterima Poktan Sina Rua,” ujar dia.
Dinas Pertanian Sikka, jelas dia, tengah menelusuri keberadaan hand traktor yang hilang tersebut. Langkah awal yang akan dilakukan adalah mengumpulkan semua anggota Poktan Sina Rua guna memastikan status dua orang misterius tersebut.
“Dan ini kami harapkan keseriusan Ketua dan anggota Poktan Sina Rua. Sudah berkali-kali kami minta kumpulkan semua anggota Poktan, tapi tidak pernah dilakukan. Kali ini harus dilaksanakan,” harap dia.
Adapun Poktan Sina Rua berjumlah 14 orang, terdiri dari Amoldus Alimus Ani selaku Ketua Poktan, dengan anggota adalah Simprianus Simpi, Karolus Kariance, Yanseli Yansen, Markus Magong, Philipus Pitang, G Densimus Dedo, Edman Gewar, Kornelus Jato Laki, Imprianus Nong Endy, Simpianus Pirmus, Laurensisu Langor, Laurensius Oktodius, dan Saverius Marius.
Langkah lain yang dilakukan Dinas Pertanian Sikka yakni mengecek nomor mesin dan nomor rangka semua hand traktor bantuan melalui Dinas Pertanian Sikka. Menurut dia nomor rangka dan nomor mesin hand traktor berbeda-beda, sehingga bisa diketahui keberadaan hand traktor yang hilang tersebut.


Ikuti Kami
Subscribe












