

Maumere-SuaraSikka.com: Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sikka menyebut visi Bupati Juventus Prima dan Wakil Bupati Simon Subandi Supriadi yang tertuang dalam RPJMD Sikka 2025-2029 normatif dan biasa-biasa saja.
Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Benediktus Lukas Raja beralasan belum ada roh atau spirit Maumere Baru sebagaimana cita-cita dan impian Bupati dan Wakil Bupati Sikka sebagaimana yang disampaikan pada masa kampanye Pilkada Sikka 2024 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Fraksi PDI Perjuangan menyarankan sebaiknya frasa Maumere Baru ditambahkan dalam Visi RPJMD sehingga menjadi Terwujudnya Masyarakat Maumere Baru yang Produktif, Kreatif, Unggul dan Mandiri,” ujar Benediktus Lukas Raja melalui Pendapat Akhir Fraksi atas RPJMD Sikka, Selasa (17/6) malam.
Mantan Ketua GMNI Sikka itu lalu menggambarkan Maumere Baru versi Fraksi PDI Perjuangan jika disandingkan dengan berbagai program unggulan yang dicetuskan Bupati dan Wabup Sikka.
“Bagi Fraksi PDI Perjuangan, Maumere Baru adalah semua masyarakat miskin ekstrim dapat menikmati jenjang pendidikan tinggi dan menjadi sarjana, masyarakat miskin ekstrim semuanya dapat memiliki rumah layak huni,” ujar dia.
Tidak hanya itu, Benediktus Lukas Raja mengatakan Maumere Baru menegasikan seluruh masyarakat Sikka dapat mengakses pelayanan dan pengobatan gratis di Puskesmas dan Rumah Sakit hanya dengan menggunakan E-KTP dan Kartu Keluarga meskipun bukan peserta JKN-KIS.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












