“Tindakan itu bukan didalangi ataupun didukung oleh kami. Sebagai pengurus organisasi, kami tegaskan bahwa kami tidak bertanggungjawab atas perbuatan individu yang tidak kami kenali maupun kendalikan. Forum Lio Bersatu menjunjung tinggi hukum dan penyelesaian damai dalam menghadapi setiap persoalan,” ujar dia.
Dalam siaran pers yang sama, Ketua Dewan Penasihat Forum Lio Bersatu Yoseph Ansar Rera, juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Sikka, baik dari etnis Lio maupun Sabu, untuk menahan diri dan tidak terjebak dalam provokasi atau isu liar yang beredar, khususnya di media sosial dan grup percakapan. Harmoni sosial harus dijaga bersama,” pinta dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu Sekretaris Forum Lio Bersatu Rudolfus Nggala menyampaikan bahwa proses hukum atas kejadian tersebut sudah berjalan.
“Kasus ini telah ditangani oleh Polres Sikka dengan atensi khusus dari Polda NTT. Kemarin kami telah menyerahkan pernyataan sikap resmi kepada pihak kepolisian,” ujar dia.
Adapun pernyataan sikap yang disampaikan kepada Polres Sikka yaitu keprihatinan dan kecaman atas tindak kekerasan, permintaan penanganan yang cepat, profesional, dan transparan, penegakan hukum hingga ke pengadilan, penolakan terhadap upaya damai sepihak yang mengabaikan keadilan, dan permintaan jaminan keamanan dan pencegahan konflik lanjutan.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












