Pembahasan KUAPPAS Sikka 2026 Ditunda, Pansus DPRD Sepakat Konsultasi ke Kemendagri

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 3 Juli 2025 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,042 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PKB Yoseph Karnianto Eri

Ketua Fraksi PKB Yoseph Karnianto Eri

Maumere-SuaraSikka.com: Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) 2026, akhirnya ditunda. Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sikka bersepakat terlebih dahulu melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penundaan pembahasan disepakati pada hari pertama sidang Pansus KUAPPAS, Kamis (3/7). Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi meminta Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berkoordinasi dengan Kemendagri untuk memastikan jadwal konsultasi.

Konsultasi ke Kemendagri disepakati dalam 2 metode yakni Zoom Meeting, dan jika skema ini tidak bisa dilakukan, maka TAPD dan Badan Anggaran langsung  mendatangi Kantor Kemendagri di Jakarta.

“Rapat Pansus kita skor sampai besok, sambil menunggu informasi jadwal konsultasi dari pemerintah,” ujar Stef Sumandi sambil mengetuk palu pimpinan.

Ihwal penundaan Pansus KUAPPAS setelah Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi yang memimpin Rapat Pansus mengakomodir sikap politik masing-masing Fraksi. Semua Fraksi setuju ditunda, kecuali Fraksi Partai Golkar yang diwakili anggota Pansus Maria Angelorum Mayestatis meminta sidang dilanjutkan.

Baca Juga :  Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Ketua Fraksi PKB Yoseph Karmianto Eri mengatakan siap melaksanakan Pansus KUAPPAS. Namun, dia mempertanyakan dasar hukum penyusunan KUAPPAS. Fraksi PKB sepakat dengan pikiran Fraksi Partai Gerindra yang sebelumnya mempersoalkan dasar hukum penyusunan KUAPPAS.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA