Ihwal kecelakaan laut ini diketahui Basarmas Maumere setelah mendapat informasi dari Basarnas Makasar.
Fathur Rahman menjelaskan KM Mulya Abadi bertolak Rabu (23/7) pukul 20.00 Wita dari Pulau Jinato Kabupaten Kepulauan Selayar Propinsi Sulawesi Selatan. Kapal ini membawa semen dan sembako dengan tujuan Pelabuhan Riung di Kabupaten Ngada Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Setelah kurang lebih 2 jam berlayar, kru yang berada di atas kapal menyampaikan informasi ke pihak keluarga bahwa kapal mengalami patah Kemudi dan hanyut dengan perkiraan posisi berada sekitar 30-40 mil dari Pulau Jinato.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sejak itu kapten dan kru tidak bisa dihubungi, ujar Fathur Rahman.
Fathur Rahman kemudian memberangkatkan KN SAR Puntadewa 250 bersama Tim SAR Gabungan untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Adapun Tim SAR Gabungan yang terlibat antara lain Lanal Maumere, Ditpolair Polda NTT, kapal tengker Maersk Monte Lascar, KM Surya Indah, pihak agen KM Mulya Abadi serta keluarga korban.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












