“Nggak asal orang yang punya duit, terus bisa jadi Bupati, jadi Gubernur. Tapi orang-orang yang punya kualitas, kemampuan pemimpinnya, integritasnya segala macam,” sentil dia.
Selain memikirkan soal otonomi daerah, Melchias Mekeng mengatakan visi kesejahteraan rakyat juga harus dipikirkan dalam merumuskan mekanisme dalam Pilkada.
“Memangnya otonomi membuat rakyat menjadi sejahtera? Kan enggak juga. Kita ujungnya harus rakyat sejahtera. Mau sistem apapun itu,” kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melchias Mekeng lantas menegaskan bahwa pikiran politiknya tentang perubahan mekanisme Pemilihan Gubernur dan Pilkada merupakan murni pikiran pribadi, bukan keputusan Partai Golkar.
“Ini pendapat pribadi saya,” tegas dia.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengusulkan kepala daerah dipilih oleh pemerintah pusat atau DPRD. Dia menyadari usulan itu menantang karena banyak yang menolak.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












