

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago memastikan akan mengkaji kembali sorotan terhadap pungutan Rp 5.000 kepada peserta karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 RI.
Langkah itu dilakukan setelah menerima rekomendasi dari DPRD Sikka, antara lain untuk menghentikan dan mengembalikan pungutan yang dilakukan Panitia HUT ke-80 RI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami agendakan besok (Senin, Red) siang akan kami kaji kembali terhadap itu,” terang Bupati Sikka kepada wartawan usai acara penyerahan remisi kepada 127 narapidana di Rutan Kelas II B Maumere, Minggu (17/8).
Menurut Bupati Sikka, jika pungutan yang dilakukan dirasakan berat oleh peserta karnaval, maka akan ditinjau kembali. Namun sebaliknya, ujar dia, jika ada kesepakatan bersama antara Panitia HUT ke-80 RI, dan peserta tidak berkeberatan, maka dia akan memutuskan yang terbaik.
Bupati Sikka mengelak bahwa pungutan Rp 5.000 kepada peserta merupakan instruksi dari dirinya. Dia menegaskan bahwa kebijakan tersebut disepakati di tingkat Panitia HUT ke-80 RI.
Dia mengatakan setiap tahun peserta yang akan mengikuti karnaval melakukan pendaftaran dengan membayar Rp 250 ribu perkelompok. Tahun ini, kata dia, dikenakan biaya pendaftaran perorang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












