Pungutan Rp 5.000 kepada Peserta Karnaval, Bupati Sikka Bakal Kaji Kembali

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 17 Agustus 2025 - 21:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 5,249 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyampaikan keterangan terkait pungutan karnaval, Minggu (17/8)

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyampaikan keterangan terkait pungutan karnaval, Minggu (17/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago memastikan akan mengkaji kembali sorotan terhadap pungutan Rp 5.000 kepada peserta karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 RI.

Langkah itu dilakukan setelah menerima rekomendasi dari DPRD Sikka, antara lain untuk menghentikan dan mengembalikan pungutan yang dilakukan Panitia HUT ke-80 RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami agendakan besok (Senin, Red) siang akan kami kaji kembali terhadap itu,” terang Bupati Sikka kepada wartawan usai acara penyerahan remisi kepada 127 narapidana di Rutan Kelas II B Maumere, Minggu (17/8).

Baca Juga :  Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Menurut Bupati Sikka, jika pungutan yang dilakukan dirasakan berat oleh peserta karnaval, maka akan ditinjau kembali. Namun sebaliknya, ujar dia, jika ada kesepakatan bersama antara Panitia HUT ke-80 RI, dan peserta tidak berkeberatan, maka dia akan memutuskan yang terbaik.

Baca Juga :  Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Bupati Sikka mengelak bahwa pungutan Rp 5.000 kepada peserta merupakan instruksi dari dirinya. Dia menegaskan bahwa kebijakan tersebut disepakati di tingkat Panitia HUT ke-80 RI.

Dia mengatakan setiap tahun peserta yang akan mengikuti karnaval melakukan pendaftaran dengan membayar Rp 250 ribu perkelompok. Tahun ini, kata dia, dikenakan biaya pendaftaran perorang.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA