Asrama NTT di Bandung Bakal Dijual, Komisi I DPRD Tidak Setuju

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 607 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi I DPRD NTT melakukan kunjungan kerja ke Asrama NTT di Bandung, Selasa (19/8)

Komisi I DPRD NTT melakukan kunjungan kerja ke Asrama NTT di Bandung, Selasa (19/8)

Julius Ully menegaskan Komisi I menyayangkan jika aset tersebut benar-benar dijual. Dia beralasan aset tersebut sudah dipelihara dengan baik, ditertibkan secara administrasi agraria dan pertanahan, bahkan kini sudah dipagari.

“Kalau ini dijualbelikan, memang kita dapat duit, tetapi duit itu hanya setahun dan habis,” ujar dia.

Komisi I DPRD NTT berpendapat sebaiknya Pemprop NTT melakukan kerja sama dengan pihak ketiga. Dari kerja sama itu, Pemprop bisa memperoleh pendapatan.

“Kalau ini dikerjasamakan dengan pihak ketiga, mungkin setiap tahun kita menerina hasil kerja sama dan itu berlangsung dalam 5 tahun,” ujar dia.

Riwayat Aset
Aset Pemprop NTT di Bandung ini memiliki cerita yang panjang sejak tahun 1966. Menurut Ance Pareira Mandalangi, tanah itu dihibahkan oleh seseorang bernama Paikun kepada Pemprop NTT. Paikun menghibahkan tanah tersebut dengan maksud ingin menjadi Gubernur NTT paska kepemimpinan William Johanes Lalamentik.

Baca Juga :  Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Menurut Ance Pareira Mandalangi, hibah berupa tanah dan bangunan. Waktu itu, kata dia, bangunan dalam bentuk rumah dan kamar-kamar yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk meja belajar.

Berita Terkait

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA