Tetapkan RPJMD Sikka, Ketua DPRD: Masih Banyak Problem Klasik yang Harus Diselesaikan Segera

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 407 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi

Maumere-SuaraSikka.com: DPRD Sikka dan pemerintah daerah setempat, Selasa (19/8), akhirnya menetapkan Peraturan Daerah tentang RPJMD 2024-2029. Penetapan Perda ini setelah melalui proses pembahasan yang cukup panjang sejak Rancangan Awal hingga Rancangan Akhir, termasuk asistensi ke Pemerintah Propinsi NTT.

Pada momen penetapan RPJMD, Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi dalam sambutannya sempat menggambarkan kondisi Kabupaten Sikka dalam beberapa tahun terakhir ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyebut tahun 2023 merupakan akhir dari arah rencana pembangunan daerah selama 5 tahun yang direncanakan sejak tahun 2018. Selama periode RPJMD 2018-2023 dan masa transisi 2024, dinamika pembangunan dalam ancaman global yang serius.

Baca Juga :  Cegah Korban DBD Bertambah, Bupati Sikka Bakal Panggil Seluruh Pemangku Kepentingan
Pimpinan DPRD Sikka bersama Bupati dan Wakil Bupati

“Kasus Covid 19 dan ASF menjadi penyumbang utama dalam kekacauan ekonomi daerah. Kabupaten Sikka pun mendapat imbasnya. Pertumbuhan ekonomi daerah sempat mengalami penurunan hingga di bawah nol persen alias minus,” ujar dia.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan pada akhir tahun 2024, Kabupaten Sikka menghadapi bencana yang cukup hebat akibat meletusnya gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flotim. Gelombang pengungsi luar biasa yang sungguh menyisakan trauma bagi penyintas hingga kini, selain korban materil lainnya.

Baca Juga :  Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Keluar dari Krisis
Meskipun demikian, kata dia, Kabupaten Sikka berhasil keluar dari ancaman krisis yang serius dan tetap mempertahankan sebagai daerah yang menjadi tolok ukur pertumbuhan ekonomi NTT. Saat itu pertumbuhan ekononi di Sikka tercatat sebesar 3,95 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Propinsi NTT yang baru mencapai 3,88 persen pada tahun 2024.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru