Sabtu Kelabu, Pesta 2 Tempat Berbeda di Sikka, 2 Nyawa Melayang

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 15:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 4,070 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Korban sempat dilarikan ke Pustu Pemana. Namun belum sempat diberikan bantuan medis, korban meninggal dunia.

Sementara kasus di Kota Baru, diketahui korban dan terduga pelaku menari di tempat pesta. Lalu mereka sempat keluar, dan kemudian masuk lagi ke tenda pesta untuk menari.

“Terduga pelaku berjoget dengan gaya kasar, sehingga teman korban menegur. Ini membuat terduga pelaku geram dan marah. Pelaku langsung memukul serta mengeluarkan sebilah pisau dan menikam 3 orang yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka berat,” jelas Ipda Leonardus Tunga.

Antisipasi Konflik Susulan
Ipda Leonardus Tunga memastikan aparat kepolisian terus mengantisipasi terjadinya konflik susulan. Berbagai pendekatan persuasif telah dilakukan, baik kepada keluarga korban di Buton maupun di Kampung Kabor.

Di Dusun Buton, kata dia, Kasat Polairud Polres Sikka Ipda Mohammadong dan anggota bersama KaposPam Pemana Aipda A Hamid Ramli serta anggota telah melakukan imbauan kepada keluarga korban dan masyarakat sekitar agar tidak melakukan aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain serta tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Baca Juga :  Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan

Menurut Ipda Leonardus Tunga, hingga pukul 11.47 Wita, situasi di Desa Pemana terpantau kondusif terkendali. Namun, lanjut dia, terdapat potensi aksi balasan dari keluarga korban yang perlu diantisipasi dengan langkah preventif.

Berita Terkait

Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan
100 Sak Semen dari Julie Laiskodat, Percepatan Pembangunan Jalan di Desa Gera
Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri
Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere
Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:28 WITA

Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan

Minggu, 26 April 2026 - 08:49 WITA

100 Sak Semen dari Julie Laiskodat, Percepatan Pembangunan Jalan di Desa Gera

Jumat, 24 April 2026 - 13:25 WITA

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri

Selasa, 21 April 2026 - 19:22 WITA

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 08:58 WITA

Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Selasa, 21 April 2026 - 07:37 WITA

Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas

Minggu, 19 April 2026 - 09:57 WITA

Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka

Berita Terbaru

Kadis Nakertrans Sikka Verdinando Lepe bersama Panitia Pelaksana Hari Buruh usai bertemu Bupati Sikka, Selasa (28/4)

Daerah

Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:28 WITA

Penyematan Mahkota Puteri Indonesia 2026 kepada Agnes Aditya Rahajeng

Nasional

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 26 Apr 2026 - 08:29 WITA

Ilustrasi

Daerah

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:25 WITA