Korban sempat dilarikan ke Pustu Pemana. Namun belum sempat diberikan bantuan medis, korban meninggal dunia.
Sementara kasus di Kota Baru, diketahui korban dan terduga pelaku menari di tempat pesta. Lalu mereka sempat keluar, dan kemudian masuk lagi ke tenda pesta untuk menari.
“Terduga pelaku berjoget dengan gaya kasar, sehingga teman korban menegur. Ini membuat terduga pelaku geram dan marah. Pelaku langsung memukul serta mengeluarkan sebilah pisau dan menikam 3 orang yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka berat,” jelas Ipda Leonardus Tunga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Antisipasi Konflik Susulan
Ipda Leonardus Tunga memastikan aparat kepolisian terus mengantisipasi terjadinya konflik susulan. Berbagai pendekatan persuasif telah dilakukan, baik kepada keluarga korban di Buton maupun di Kampung Kabor.
Di Dusun Buton, kata dia, Kasat Polairud Polres Sikka Ipda Mohammadong dan anggota bersama KaposPam Pemana Aipda A Hamid Ramli serta anggota telah melakukan imbauan kepada keluarga korban dan masyarakat sekitar agar tidak melakukan aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain serta tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
Menurut Ipda Leonardus Tunga, hingga pukul 11.47 Wita, situasi di Desa Pemana terpantau kondusif terkendali. Namun, lanjut dia, terdapat potensi aksi balasan dari keluarga korban yang perlu diantisipasi dengan langkah preventif.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












