Guru SMPN 4 Kojagete Malas Mengajar, ke Sekolah Sebulan Sekali

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,375 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heriawan, anggota DPRD Sikka dari Fraksi Partai Nasdem

Heriawan, anggota DPRD Sikka dari Fraksi Partai Nasdem

Maumere-SuaraSakti.com: Disiplin pendidik di wilayah kepulauan Kabupaten Sikka mendapat sorotan. Fraksi Partai Nasdem menuding guru di SMPN 4 Maumere yang terletak di Desa Kojagete Kecamatan Alok Timur malas mengajar.

Sorotan ini diungkapkan Jurubicara Fraksi Partai Nasdem Heriawan saat menyampaikan Pemandangan Umum Fraksi atas Perubahan KUAPPAS Tahun 2025, Rabu (27/8).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil investigasi Fraksi di lapangan ditemukan ada guru yang tidak disiplin, khususnya guru yang mengajar di SMPN 4 Kojagete, sering terjadi datang ke sekolah Senin Kamis, bahkan datang sekali dalam sebulan,” ungkap Heriawan, politisi yang berasal dari Desa Pemana Kecamatan Alok.

Baca Juga :  Humerus Andreas Resmi Jadi Anggota DPRD Sikka

Akibatnya, kata dia, anak-anak ke sekolah tetapi tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar karena guru tidak masuk sekolah atau datang terlambat.

Heriawan menaruh rasa iba yang besar karena murid di sekolah tersebut tidak hanya berasal dari kampung dan disun di tempat itu. Sekolah ini menjadi favorit bagi anak-anak di desa tersebut.

Baca Juga :  4 Sekolah di Sikka KBM Darurat, Kementerian Dikdasmen Intervensi SMPN 048 Sa Ate Gaikiu

“Kasihan anak-anak di kampung sebelah yang datang menggunakan dayung sampan, mereka hanya datang bermain karena gurunya tidak ada,” ungkap dia miris.

Berita Terkait

Bangunan Kosong Tanpa Penghuni di Nangahure Terbakar, Penyebab Belum Diketahui
Kantongi Bukti-Bukti, Penyidik Polres Sikka Naikkan Kasus Dugaan TPPO di Eltras Pub ke Tahap Penyidikan
28 Jam Tidak Kembali dari Panah Ikan di Perairan Wuring, Mateus Rohi Ditemukan Meninggal Dunia
Sejarah dan Signifikansi Hari Rabu Abu
Wakapolda NTT Berkunjung ke SMPN 048 Gaikiu, Polisi Dirikan 2 Unit Tenda KBM
1 LC Eltras Pub Terlilit Cashbone Dikabarkan “Kabur” dari Selter TRuK-F Maumere
Bangunan SDK Nuabhana di Wolorega Paga Rusak Berat, Luput dari Perhatian Pemerintah
Meski KBM di Sekolah Lain, 52 Siswa SMPN 048 Gaikiu Konsisten Tidak DO
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:14 WITA

Bangunan Kosong Tanpa Penghuni di Nangahure Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:13 WITA

Kantongi Bukti-Bukti, Penyidik Polres Sikka Naikkan Kasus Dugaan TPPO di Eltras Pub ke Tahap Penyidikan

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:22 WITA

28 Jam Tidak Kembali dari Panah Ikan di Perairan Wuring, Mateus Rohi Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:19 WITA

Sejarah dan Signifikansi Hari Rabu Abu

Senin, 16 Februari 2026 - 16:17 WITA

Wakapolda NTT Berkunjung ke SMPN 048 Gaikiu, Polisi Dirikan 2 Unit Tenda KBM

Senin, 16 Februari 2026 - 08:49 WITA

Bangunan SDK Nuabhana di Wolorega Paga Rusak Berat, Luput dari Perhatian Pemerintah

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:30 WITA

Meski KBM di Sekolah Lain, 52 Siswa SMPN 048 Gaikiu Konsisten Tidak DO

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:15 WITA

Bangunan Sekolah Belum Layak, 20 Siswa SMPN 49 Renggarasi Terpaksa KBM di SDK Paipenga

Berita Terbaru

RD Quinn Galmin menandakan abu pada dahi umat Katolik di Gereja Thomas Morus Keuskupan Maumere, Rabu (18/2)

Daerah

Sejarah dan Signifikansi Hari Rabu Abu

Rabu, 18 Feb 2026 - 09:19 WITA