Prihatin atas kondisi ini Fabianus Toa kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka agar warga kepulauan mendapatkan pelayanan kesehatan yang ideal. Dinkes kemudian merekomendasikan pembangunan Pustu Plus. Fabianus Toa secara total mendukung kehadiran Pustu Plus dengan mengalokasikan anggaran Rp 1 miliar dari pokir miliknya.
“Mari kita jaga dan rawat fasilitas ini bersama-sama. Kepada para dokter dan perawat, berikan pelayanan dengan baik dan adil, tanpa membeda-bedakan,” ungkap Fabianus Toa.

Panggilan Pelayanan
Pada bagian lain Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Petrus Herlemus menyampaikan bahwa Puskesmas Kojagete dibangun sebagai fasilitas kesehatan dasar yang siap memberikan berbagai layanan kesehatan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Meskipun kita memulai dengan keterbatasan, kita tidak boleh menyerah dan mengeluh. Kita dipanggil untuk melayani rakyat yang sederhana,” ungkap Petrus Herlemus.
Sementara itu Camat Alok Timur Nikolaus Emanuel menyebut hingga kini seluruh dusun di Desa Kojagete belum dialiri listrik negara. Kondisi ini, ungkap dia, menjadi tantangan tersendiri bagi pelayanan kesehatan di Puskesmas Kojagete.
Selain itu, kata dia, fasilitas penunjang masih terbatas, tenaga kesehatan masih kurang, dan belum ada dokter yang bertugas. Dia berharap persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












