Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, gempa ini termasuk kategori gempa menengah yang dipicu oleh aktivitas tumbukan lempeng Indo-Australia dengan Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan turun (normal fault).
“Guncangan gempa dirasakan di daerah Maumere, Ende, Kefamenanu, Kupang, Waingapu, dan Lembata dengan intensitas III–IV MMI, atau terasa jelas di dalam rumah,” ujar Daryono dalam keterangan resmi, Senin (27/10).
Hasil pemodelan BMKG memastikan gempa ini tidak memicu gelombang tsunami. Tetapi masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Hingga pukul 00.35 WIB, tercatat dua aktivitas susulan dengan magnitudo terbesar 4,6.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke rumah masing-masing.
Informasi resmi mengenai perkembangan gempa dapat diakses melalui kanal BMKG seperti @infoBMKG, situs bmkg.go.id, atau aplikasi InfoBMKG dan WRS-BMKG di ponsel pintar.*** (*/eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












