Setelah Naik Tanpa Alasan, Satu Hari Saja Harga Tiket ETMC Terjun Bebas

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 224 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia Penyelenggata Petrus Mithe bersama Sekjen PSSI NTT Abdul Muis memberikan keterangan pers terkait penuruman harga tiket, Rabu (3/12) malam

Ketua Panitia Penyelenggata Petrus Mithe bersama Sekjen PSSI NTT Abdul Muis memberikan keterangan pers terkait penuruman harga tiket, Rabu (3/12) malam

Ende-SuaraSikka.com: Harga tiket kelas ekonomi Piala Gubernur Liga 4 ETMC XXXIV Tahun 2025 untuk Babak Final kini terjun bebas ke angka Rp 30.000 per pertandingan. Padahal sehari sebelumnya Panitia Penyelenggara mematok Rp 50.000.

Sebelumnya pada fase grup, Panitia Penyelenggara menetapkan tiket ekonomi Rp 10.000 per pertandingan. Setelah melewati 42 pertandingan, Panitia Penyelenggara menaikkan harga tiket kelas ekonomi menjadi Rp 20.000 untuk fase gugur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitu Babak 16 Besar dan 8 Besar selesai, Senin (1/12), Panitia Penyelenggara dengan kewenangan subjektif menaikkan lagi harga tiket ekonomi menjadi Rp 50.000 per pertandingan untuk Semifinal dan Final.

Baca Juga :  Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Naiknya harga tiket tanpa alasan tersebut, mendapat berbagai macam reaksi dari penggila bola. Reaksi yang paling terlihat datang dari penggila bola yang tim-nya tembus semifinal yakni PSN Ngada, Bajak Laut, Persada SBD, dan Persena Nagekeo. Bahkan Bupati Nagekeo sempat melakukan komunikasi agar Panitia Penyelenggara mempertimbangkan kembali keputusan menaikkan harga tiket.

Setelah dua pertandingan semifinal selesai dengan harga tiket Rp 50.000 per pertandingan, Senin (3/12), mendadak harga tiket direviu menjadi Rp 30.000 untuk babak final. Hal ini disampaikan melalui konperensi pers yang menghadirkan Sekjen PSSI NTT Abdul Muis dan Ketua Panitia Penyelenggara Petrus Mithe.

Baca Juga :  15 Hari Penuh Dedikasi, Operasi SAR Ditutup, 1 Warga Spanyol Dinyatakan Hilang

Abdul Muis memastikan alasan yang mendasari penurunan harga tiket kelas ekonomi yakni setelah mencermati curahan hati dan respon masyarakat. Reaksi dan protes masyarakat, ujar dia, mendorong Gubernur NTT, Bupati Ende, Ketua PSSI NTT, Kapolres Ende, dan Panotia Penyelenggara menyepakati harga tiket ekonomi diturunkan menjadi Rp 30.000 per pertandingan pada babak final.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru