“Ini semoga menjadi solusi yang terbaik, dan saya yakin Rp 30.000 itu bisa dipahami dan direspon dengan baik oleh masyarakat dan suasana hati masyarakat sudah membaik,” ujar Abdul Muis.
Ketua Panitia Penyelenggara Petrus Mite menyebut polemik harga tiket sudah selesai setelah ada solusi menurunkan harga tiket. Dia menyinggung hasil diskusi antara Gubernur NTT, Bupati Ende dan PSSI NTT yang menyepakati penurunan harga tiket.
Dia memastikan bahwa tiket untuk perebutan tempat ketiga antara Bajak Laut dan Persada SBD, serta perebutan tempat pertama antara PSN Ngada dan Persena Nagekeo dilabeli Rp 30.000 kelas ekonomi dan Rp 100.000 VIP.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seolah menyadari keputusan yang tergesa-geaa saat menaikkan harga tiket, Petrus Mithe mengatakan harga tiket menjadi catatan bagi Panitia Penyelenggara agar lebih merespon aspirasi masyarakat penggila bola.
Jauh sebelum itu, persoalan harga tilet menjadi polemik saat Panitia Penyelenggara berinisiatif menggelar iven pra turnamen yang melibatkan Perse Ende, Persami Maumere, Persematim Manggarai Timur dan Persena Nagekeo pada September lalu.
Kala itu dengan menggunakan istilah uji coba, Panitia Penyelenggara mematok tiket Rp 20.000 per pertandingan. Alhasil tribun ekonomi Stadion Marilonga lengang selama 6 pertandingan.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe











