2 Matel Tewas Mengenaskan, Melchias Mekeng Kecam Tindakan Brutal Oknum Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 10:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 420 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angota Fraksi Partai Golkar DPR RI Melchias Markus Mekeng

Angota Fraksi Partai Golkar DPR RI Melchias Markus Mekeng

Maumere-SuaraSikka.com: Dua orang warga NTT yang berprofesi sebagai debt collector atau mata elang (matel) diketahui tewas mengenaskan, Kamis (11/12). Pelakunya adalah 6 oknum polisi yang bertugas pada Satuan Pelayanan Markas di Mabes Polri.

Terhadap peristiwa yang terjadi di dekat Taman Makam Kalibata itu, anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Melchias Markus Mekeng angkat bicara. Wakil rakyat dari NTT itu mengecam keras tindakan brutal, tidak manusiawi, dan main hakim sendiri yang dilakukan oknum anggota Polri hingga korban meninggal dunia.

“Tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum, etika, dan nilai-nilai kemanusiaan,” ungkap Melchias Mekeng di Maumere, Sabtu (13/12).

Dia menyebut aksi brutal tersebut sebagai sesuatu yang sangat ironi karena dilakukan oleh oknum aparat penegak hukum yang selama ini terus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Fakta ini, kata dia, sangat berbahaya karena berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat secara luas, terlebih di tengah menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Melchias Mekeng mengatakan sorotan publik terhadap profesi mata elang akhir-akhir ini tidak dapat dan tidak boleh dijadikan legitimasi atas tindakan kekerasan, apalagi jika dilakukan oleh aparat negara. Karena itu, bagi dia, tidak ada satu pun alasan yang dapat membenarkan tindakan pengeroyokan hingga menghilangkan nyawa manusia, siapa pun korbannya dan apa pun latar belakang profesinya.

Baca Juga :  Jaringan HAM Sikka Desak Bongkar Dugaan Praktik TPPO di Eltras Pub

Melchias Mekeng mendesak agar peristiwa brutal oknum polisi tersebut harus ditindak secara tegas, terbuka, dan tanpa kompromi. Dia meminta semua elemen untuk mengawal serius proses hukum agar tidak berubah menjadi sandiwara hukum yang mencari celah pembenaran atau pembebasan para pelaku di kemudian hari. Prinsip equality before the law harus ditegakkan secara konsisten tanpa pengecualian.

Berita Terkait

Baru Lulus PPPK di Setda Sikka, DA Terjerat Kasus Narkoba
Jaringan HAM Sikka Desak Bongkar Dugaan Praktik TPPO di Eltras Pub
Sesumbar Ungkap Tipikor Tercepat di Januari, Kajari Sikka Ternyata “Melempem”
GMNI Sikka Kecam Politisasi Kasus Bunuh Diri Pelajar SD di Ngada
Ramai Peserta PBI Dinonaktifkan, Ini Tanggapan BPJS Kesehatan
Propam Polres Sikka Interogasi Kapolsek Bola Terkait Laporan Dugaan Pembiaran Judi di Pasar
Polres Sikka Mulai Laksanakan Operasi Keselamatan Turangga Tahun 2026
3 Anak di Sikka Beraksi, 2 HP Digasak, 1 Gulungan Kabel Diangkut dari Hotel Pelita
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:25 WITA

Baru Lulus PPPK di Setda Sikka, DA Terjerat Kasus Narkoba

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:55 WITA

TMMD di Desa Werang Resmi Dimulai, Bupati Sikka Harap Dapat Bawa Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:06 WITA

Jaringan HAM Sikka Desak Bongkar Dugaan Praktik TPPO di Eltras Pub

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:34 WITA

Kuasa Hukum Eltras Pub Somasi Novi, Buktikan “Kuburan” Banyak Janin di Depan Penginapan LC

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:02 WITA

Pengakuan LC Eltras Pub di Maumere: Banyak Janin Dikuburkan di Depan Mess, Boni Makalo Pemilik Aset Kaget

Senin, 9 Februari 2026 - 21:50 WITA

Sesumbar Ungkap Tipikor Tercepat di Januari, Kajari Sikka Ternyata “Melempem”

Senin, 9 Februari 2026 - 19:58 WITA

Megaproyek Puskesmas Tuanggeo Terbengkelai, Masih Tunggu Audit BPK

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:45 WITA

GMNI Sikka Kecam Politisasi Kasus Bunuh Diri Pelajar SD di Ngada

Berita Terbaru

Ipda Leonardus Tunga

Daerah

Baru Lulus PPPK di Setda Sikka, DA Terjerat Kasus Narkoba

Kamis, 12 Feb 2026 - 18:25 WITA