Hama Ulat Gerayak dan Belalang Mulai Serang Tanaman Jagung di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 11:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 194 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan hama ulat gerayak dan hama belalang di Desa Watugong

Serangan hama ulat gerayak dan hama belalang di Desa Watugong

Maumere-SuaraSikka.com: Hama ulat gerayak dan hama belalang mulai mnjyerang tanaman jagung di wilayah Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) saat kini tengah fokus melakukan penyemprotan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan menyebut serangan hama ulat gerayak dan belalang terjadi di Desa Done Kecamatan Magepanda dan Desa Watu Gong Kecamatan Alok Timur.

“Saya baru mendapat laporan dari POPT Magepanda dan Alok Timur,” terang dia saat ditemui di Gedung DPRD Sikka, Senin (29/12).

Menurut laporan Petugas POPT, serangan hama ulat gerayak dan belalang lebih bersifat lokal, dan tidak meluas pada sebuah hamparan lahan tanaman jagung. Hingga kini diperkirakan serangan hama ini belum mencapai 1 hektar lahan jagung.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

“Serangan bersifat spot, dalam 1 hamparan tidak semua. Misalnya kalau lahan 1/4 hektar, tanaman yang terserang sekitar 5 hingga 10 rumpun,” jelas dia.

Setelah mendapat laporan serangan hama, Yohanes Emil Satriawan telah menginstruksikan kepada petugas POPT untuk segera melakukan pengendalian. Upaya pengendalian, kata dia, dengan melakukan penyemprotan insektisida.

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru