


Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menyinggung praktik jual beli jabatan dalam kebijakan mutasi dan rotasi di lingkup Pemkab Sikka. Bahkan pernah ada upaya menyogok dirinya untuk memberikan jabatan tertentu sesuai permintaan pejabat yang bersangkutan.
“Ada yang berupaya masuk ke ruangan saya, bawa amplop putih, saya bilang bawa pulang, saya tidak terima,” demikian Bupati Sikka saat menyampaikan sambutan saat pelantikan 190 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Aula Egon Lantai 3 Kantor Bupati Sikka, Selasa (27/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Sikka menegaskan bahwa sejak awal dia bersama Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi memiliki komitmen yang kuat dan prinsipil bahwa tidak ada praktik jual beli jabatan selama kepemimpinan mereka berdua.
“Tidak ada Rp 1000, Rp 2000, Rp 3000 bahkan Rp 1 miliar dalam urusan jabatan di Sikka. Kalau ada, silakan berdiri dan sampaikan. Saya tidak menerima dan meminta apapun dari kalian,” tegas Bupati Sikka.
Bupati Sikka juga menyinggung informasi yang sempat dia dengar tentang jabatan basah dan jabatan kering. Bagi Bupati Sikka, jabatan adalah alat untuk bekerja, untuk melayani, dan untuk menghadirkan perubahan. Siapa pun yang tidak mampu bekerja cepat, tepat, dan berdampak, maka jabatan itu akan menjadi beban, bukan kehormatan.
Selain itu Bupati Sikka juga menyinggung tentang lompat jabatan. Dia memastikan komitmen bersama Wabup Sikka bahwa kebijakan mutasi dan rotasi dilakukan sesuai ketentuan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












