Polres Sikka Periksa 1 Pria yang Mengetahui Kasus Meninggalnya Remaja Perempuan di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,673 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KBO Reskrim Polres Sikka Iptu I Nyoman Aryasa

KBO Reskrim Polres Sikka Iptu I Nyoman Aryasa

Iptu I Nyoman Aryasa mengatakan hingga saat ini polisintelah mengambil keterangan dari 3 orang saksi. Dua orang saksi sudah diperiksa pada Senin (23/2). Mereka diperiksa karena ikut dalam proses pencarian korban, hingga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dia menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan jenazah di RSUD TC Hillers, ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga kasus kematian STN disebit sebagai penganiayaan berat.

Baca Juga :  Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Sebagaimana diberitakan, seorang remaja perempuan berinitial STN ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di Desa Rubit Kecamatan Hewokloang Kabupaten Sikka, Senin (23/2). Jasad remaja berusia 14 tahun itu ditemukan di bawah batu dengan tumpukan rerumputan serta kayu bambu yang dipalang.

Korban adalah pelajar Kelas VIII SMP MBC Ohe. Menurut Ipda Leonardus Tunga, korban menghilang sejak Jumat (20/2). Keluarga korban kemudian membuat laporan kehilangan orang di Polsek Kewapante pada Minggu (22/2).*** (eny)

Berita Terkait

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:31 WITA

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Berita Terbaru

Selebrasi pemain PSG setelah keluar sebagai juara Piala Champions 2026, Sabtu (30/5)

Nasional

PSG Juara Liga Champions 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA