Mengacu kepada keterbatasan anggaran atau kondisi keuangan tersebut, maka Musrenbang, ujar politisi PDI Perjuangan itu, harus menghasilkan usulan yang rill dan berorientasi pada skala prioritas, dan berbasis kebutuhan, serta mengutamakan program kegiatan yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, pertanian dan perikanan.
“Kami selaku lembaga legislatif berkomitmen untuk mengawal jalannya Musrenbang ini agar hasil perencanaan tidak keluar dari prioritas yang telah ditetapkan. Kami meminta Pemerintah Daerah untuk fokus pada efektivitas anggaran, setiap Rupiah APBD harus berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat, khususnya dalam penurunan angka kemiskinan dan stunting di Kabupaten Sikka,” tegas Stef Sumandi.
DPRD Sikka, kata Stef Sumandi, meminta agar Musrenbang tidak hanya menjadi rutinitas tahunan dan formalitas semata. DPRD Sikka menaruh harapan besar agar Musrenbang benar-benar dimaknai sebagai salah satu tahapan penting dalam merumuskan Rencana Pembangunan Daerah tahunan, melalui pendekatan partisipatif, pendekatan politis dan teknokratis.
Rangkaian perencanaan tersebut harus melibatkan seluruh Kepala Perangkat Daerah dan pemangku kepentingan pembangunan, berdasarkan skala prioritas dan berdampak luas bagi masyarakat, dan dapat bersinergi dalam rangka membangun Kabupaten Sikka untuk terus ke arah yang lebih baik menuju Maumere Baru yang lebih baik.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












