Puskesmas Nanga Tanpa Dokter Umum dan Dokter Gigi

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 222 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Nanga di.Kecamatan Lela

Puskesmas Nanga di.Kecamatan Lela

Maumere-SuaraSikka.com: Pelayanan kesehatan bagi masyarakat pada  Pusekesmas Nanga di Kecamatan Lela Kabupaten Sikka bakal terkendala. Pasalnya, fasilitas kesehatan ini tanpa ada dokter umum dan dokter gigi.

Persoalan ini menjadi perhatian serius Fraksi-Fraksi di DPRD Sikka. Dalam agenda Pemandangan Umum Fraksi, masalah ini dkungkapkan secara lugas untuk mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat melalui Dinas Kesehatan.

Fraksi Nurani Sejahtera mengklaim masih banyak Puskesmas yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah karena tidak memiliki dokter umum dan dikter gigi. Kondisi ini tentu sangat mempengaruhi pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Kondisi ini terjadi di Puskesmas Nanga Kecamatan Lela,” ungkap Fraksi Nurani Sejahtera.

Fraksi PDI Perjuangan meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkrit untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di Puskesmas Nanga agar pelayanan kesehatan dapat berjalan secara optimal.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Kondisi miris ini juga diungkap Fraksi Partai Demokrat. Puskesmas Nanga yang melayani 8 desa dengan jumlah penduduk sekitar 19 ribu jiwa, menurut Fraksi Partai Demokrat, justeru meminjam dokter umum dan dokter gigi dari Puskesmas Koting.

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru