Fraksi Partai Golkar menegaskan bahwa LKPJ harus dibaca secara jujur dan kritis kerena apa yang dilaporkan oleh pemerintah harus sejalan dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat.
Oleh kerena itu, kata dia, LKPJ tidak boleh terjebak dalam narasi normatif, tetapi harus berani menguji apakah kebijakan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat atau justeru masih menyisakan persoalan yang berulang.
“Di sinilah watak pemimpin diuji apakah pemimpin protagonis, tritagonis dan atau antagonis yang mengarah ke psikopat?” tanya Maria Angelorum Mayestatis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fraksi Partai Golkar kemudian menyampaikan pentingnya mengetahui ciri-ciri seorang psikopat dalam pemerintahan karena individu dengan gangguan kepribadian ini seringkali mempesona namun manipulatif, serta dapat menimbulkan keresahan luas pada organisasi masyarakat.
Dalam konteks pemerintahan, kata Maria Angelorum Mayestatis, penderita psikopat cenderung manipulatif dan pandai berbohong untuk mencapai tujuan mereka. Mereka bisa saja memanipulasi kebijakan atau data untuk kepentingan pribadi atau kelompok, bukan untuk kepentingan publik.
Dia mengutip lagi Robert D Hare dalam buku Without Conseince: The Disturbing World off the Psychopaths Among Us. Buku itu membahas ciri-ciri manipulsi dan dampak psikopat dalam masyarakat. Salah satu ciri khas yang perlu diwaspadai adalah memanfaatkan orang lain untuk keuntungan pribadi.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












