Jalan Rusak Parah, Warga di Paga Terpaksa Gotong Peti Jenazah Sejauh 4 Kilometer, Butuh 3 Jam Tiba di Rumah Duka

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2026 - 01:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 302 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga berduka dan warga Wolowajo Dusun Nati Desa Rejo di Paga menggotong peti jenazah sejauh 4 kilometer, Sabtu (28/3)

Keluarga berduka dan warga Wolowajo Dusun Nati Desa Rejo di Paga menggotong peti jenazah sejauh 4 kilometer, Sabtu (28/3)

Maumere-SuaraSikka.com: Akses jalan yang buruk di pedalaman Kecamatan Paga Kabupaten Sikka, menoreh cerita sedih. Kurang lebih 50 warga Wolowajo Dusun Nati Desa Rejo bersama keluarga berduka, Sabtu (28/3) siang, terpaksa ramai-ramai menggotong peti jenazah.

Jenazah mulanya dibawa dengan ambulance dari RSUD TC Hillers Maumere. Kendaraan pengangkut jenazah itu masih berjalan mulus hingga tiba di Desa Wolodhesa Kecamatan Mego sekitar pukul 14.00 Wita. Sesudah itu, ambulance harus berhenti karena medan jalan yang sama sekali mengenaskan. Struktur jalannya masih tanah, penuh bebatuan, dan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

Rumah duka yang terletak di Wolowajo Dusun Nati Desa Rejo, masih berjarak 4 kilometer dari tempat ambulance berhenti. Tidak ada pilihan lain. Peti jenazah pun digotong secara bergantian, melewati jalan rusak dan mendaki. Butuh waktu 3 jam hingga peti jenazah tiba di rumah duka.

Mobil ambulance terpaksa berhenti di jalan yang rusak parah

Gian Raja, salah seorang keluarga berduka yang ikut menggotong peti jenazah, mengaku tidak tega melihat realitas tersebut. Tetapi, apapun itu, dengan penuh semangat, keluarga berduka dibantu warga masyarakat sekitar berhasil melewati tantangan yang mahaberat itu.

Baca Juga :  Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere

“Sedih sekali, macam kami di sini seperti terlupakan sekali,” ungkap haru warga Dusun Tonganang Desa Poma Kecamatan Tana Wawo itu.

Menurut Gian Raja, jalan tanah yang rusak parah ini, merupakan jalur nadi masyarakat pedalaman. Ruas jalan sepanjang kurang lebih 7 kilometer itu menghubungkan desa-desa pada 3 kecamatan, yakni Desa Wolodhesa Kecamatan Mego, Desa Rejo Kecamatan Paga, serta Desa Poma dan Desa Tuwa Kecamatan Tana Wawo.

Berita Terkait

Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!
Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS
Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM
Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:53 WITA

Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:29 WITA

Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:06 WITA

Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:19 WITA

Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WITA

Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:27 WITA

Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:22 WITA

Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:53 WITA

NTT Siapkan Arena PON 2028 Dekat Lokasi Wisata

Berita Terbaru

Defri Ngo

Opini

Kasus Febrie Adriansyah dan Bahaya Cara Berpikir Hitam Putih

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:27 WITA

Kolase foto Kylian Mbape, Lamine Yamel, Jude Bellingham, Lionel Messi

Opini

Empat Negara di Tangga Juara

Minggu, 12 Jul 2026 - 16:26 WITA