Jalan Rusak Parah, Warga di Paga Terpaksa Gotong Peti Jenazah Sejauh 4 Kilometer, Butuh 3 Jam Tiba di Rumah Duka

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2026 - 01:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 312 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga berduka dan warga Wolowajo Dusun Nati Desa Rejo di Paga menggotong peti jenazah sejauh 4 kilometer, Sabtu (28/3)

Keluarga berduka dan warga Wolowajo Dusun Nati Desa Rejo di Paga menggotong peti jenazah sejauh 4 kilometer, Sabtu (28/3)

Peristiwa warga masyarakat menggotong peti jenazah, menurut Gian Raja, bukan pengalaman pertama. Warga masyarakat sepanjang ruas jalan yang rusak itu sudah berulang-ulang kali menghadapi fakta seperti itu.

“Macam yang begini, sudah ulang-ulang, bujan saja orang mati, tapi juga orang hidup, kami gotong ibu hamil, pernah kami gotong ibu hamil, dan karena sudah waktunya, akhirnya melahirkan di jalan, ada yang pernah melahirkan di atas gerobak,” kisah dia.

Masyarakat tengah gotong peti jenazah

Pejabat Jarang Datang
Ruas jalan ini dibuka sekitar tahun 2018. Hingga kini jarang sekali pejabat yang datang menginjakkan kaki di ruas jalan tersebut. Menurut Gian Raja, mantan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diego pernah 2 kali datang, sekali menggunakan roda 2 dan sekali lagi menggunakan roda 4.

Terahir, kata dia, yang sempat ke wilayah itu adalah Anggota DPRD Sikka Benediktus Lukas Raja. Kebetulan politisi PDI Perjuangan itu sedang menjalankan reses di Dusun Lokaroka Desa Tuwa. Selain dari itu. hampir tidak ada pejabat yang melirik wilayah pedalaman yang terisolir tersebut.

Dusun Nati di Desa Rejo, Dusun Tonganang di Desa Poma, dan Dusun Lokaroka di Desa Tuwa, bukan hanya mengalami persoalan akses jalan. Warga di 3 dusun ini juga hidup dalam kegelapan karena tidak ada penerangan. Masyarakat sangat merindukan akses jalan yang ideal dan ketersediaan listrik negara.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

“Kami berharap pemerintah buka mata lebar-lebar, dan kalau bisa turun langsung ke lokasi yang benar-benar membutuhkan perhatian. Kami tidak minta banyak, kami minta cuma satu saja, ya itu jalan, tolong perhatikan kami, karena kami juga bagian dari  Kabupaten Sikka NTT,” pesan Gian Raja kepada pemerintah daetah setempat.

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA