“Kami melakukan segala upaya untuk mendapatkan data-data yang ada pada handphone anak korban,” ujar Kasat Reskrim.
Sementara handphone miilik anak pelaku, menurut Iptu Reinhard Dionisius Siga, telah diamankan penyidik. Handphone tersebut, kata dia, dalam kondisi rusak.
“Jadi ketika kami ingin membuka handphone anak pelaku, handphone-nya rusak,” terang dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian, tambah Kasat Reskrim, pihaknya telah mendapatkan data-data di dalam handphone tersebut melalui bantuan Poldata Records. Data-data yang sudah dikantongi penyidik menjadi sangat pentinf dalam pengembangan kasus pembunuhan dan kasus terkait lainnya seperti dugaan penyesatan peradilan.
Sebagaimana diketahui, STN alias Noni ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tidak wajar. Dari hasil penyelidikan diketahui korban meninggal karena dibunuh secara keji oleh FRG. Penyidik telah menetapkan 3 tersangka yakni FRG selaku pelaku utama, serta SG yang adalah ayak anak pelaku dan VS kakek anak pelaku. Setelah menetapkan 3 tersangka, penyidik Polres Sikka masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kasus ini secara terang benderang.
Kasus ini menjadi perhatian publik. Aliansi mahasiswa di Maumere sempat menduduki Mapolres Sikka selama 2 hari, menyusul tuntutan agar penyidik bekerja secara profesional. PMKRI Maumere bersama keluarga korban juga sempat melakukan aksi ke DPRD Sikka dengan membawa tuntutan antara lain kasus ini diambilalih Mabes Polri.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












